oleh

Kasus Tabloid Modus Aceh, Penegak Hukum Harus Bekerja Secara Profesional

BANDA ACEH, WWW.LIPUTAN68.COM | Karimun Usman ikut mendukung langkah pihak Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Media Modus Aceh, bertindak selaku pimpinan Redaksi M, Shaleh, Rabu (22/4/2020).

Karimun Usman menjelaskan, bahwa setelah dirinya banyak membaca berita-berita di Medsos tentang berita yang ditayangkan oleh media Modus Aceh, ada indikasi menyudutkan dan mempermalukan Ketua Kadin Provinsi Aceh, melalui penyebaran Informasi tidak benar atau hoaks.

“Sudah jelas sebagai seorang pengusaha pasti ada pinjaman di Bank, kalau tak ada pinjaman di Bank itu namanya bukan pengusaha, dan hal tersebut sama dengan orang sakit, disaat membutuhkan biaya, melakukan pinjaman ke Bank, apakah hal tersebut tidak dibolehkan juga”, tegas Karimun Usman.

“Jadi harus dibedakan pengusaha dengan bukan pengusaha, sebagai ketua Dewan Pertimbangan Kadin Provinsi Aceh, Karimun menilai Tabloid Modus sudah mencari-cari kesalahan saudara Makmur Budiman sebagai seorang Ketua Kadin Aceh, ungkapnya.

Liputan JUGA  Terkait Paket Bansos Pemprovsu "Disunat", Ini Kata Teyza Anggota DPRD Sumut

“Contoh lain tambah Karimun Usman, Ketua Kadin, atau siapapun pejabat Daerah atau pusat justru wajib melakukan komunikasi dan kerja sama yang baik, demi kepentingan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di Aceh,” Jelasnya.

“Bank Aceh butuh pengusaha tangguh untuk meningkatkan kredit produktifnya, karena selama ini Bank Aceh 90 persen kredit komsumtif, jadi untuk mengembangkan dan memperkokoh pondasi lembaga keuangan dalam meningkatkan produk jasa keuangan kepada masyarakat, jalan yang harus ditempuh oleh Bank Aceh melalui kredit Usaha Produktif,” beber Ketua Dewan Pertimbangan PDIP ini.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.