MEREKAM POTRET SEDERET KEBERHASILAN BUPATI PAULUS SOLIWOA SELAMA MEMIMPIN NGADA
BAJAWA-LIPUTAN68.COM – KABUPATEN Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu kabupaten di daratan Pulau Flores yang tergolong cukup maju dalam beberapa tahun terakhir ini.
Kemajuan itu merupakan buah karya sang pemimpinnya yang benar-benar brilian pemikirannya yang kemudian dituangkan dalam program kerja pembangunan kabupaten beribukota Bajawa itu.
Siapakah sang sutradara sekaligus actor kemajuan Kabupaten Ngada? Dialah Paulus Soliwa, sang bupati brilian itu.
Siapakah Paulus Soliwoa?
Nama Lengkapnya adalah Paulus Soliwoa atau biasa disapa Polus atau PS. Ia lahir di Bajawa pada tanggal 10 Februari 1954. Iau merupakan putra bungsu dari 8 (delapan) bersaudara buah cinta pasangan Dominikus Soliwoa dan Rosalia Ega Lae.
Menariknya, Paulus Soliwoa berasal dari leluarga pemimpin. Contoh, kakak kandung PS bernama Simon Soliwoa adalah mantan Bupati Flores TImur dan pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi NTT.
Paulus Soliwoa menikah dengan Febriona Kurniaty Wago Lebo dan dikaruniahi 4 (empat) orang Anak, yang kesemuanya adalah perempuan.
Paulus Soliwoa menamatkan pendidikan dasarnya di SDK Bajawa 3 pada tTahun 1966. SMP di Sanjaya Bajawa tahun 1969. Kemudian Paulus Soliwoa melanjutkan ke SMA Kh. Dewantara Bajawa pada tahun 1973. Pendidikan tingginya dimulai dari AKademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Kupang dan menyelesaikannya pada tahun 1982, dan melanjutkan ke Universitas Brawijaya Malang dan tamat pada tahun 1988.
Birokrat Tulen dan Politisi Handal
PS, mulai meniti karir sebagai PNSl dilLingkup Pemerintahan Kabupaten Ngada (saat itu) masih bergabung bersama Kabupaten Nagekeo. PS mengawali karier birokratnya sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Tanalodu Kecamatan Ngada Bawa Kabupaten Ngada Tahun 1975-1977.
Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Sekretaris Desa Tanalodu, karier PS melonjak. PS dipercayakan menjadu Camat Boawae pada tahun 1995-1997. Selama menjadi Camat Boawae, PS telah meletakan Dasar Penataan Ruang Wilayah Kecamatan Boawae. Salah satu yang dihasilkan oleh PS ketika menjadi Camat Boawae yang sampai saat ini terus dikenang adalah penataan Kawasan Persawahan NATABHADA, BALEJAWA.
Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Camat Boawae, PS dipercayakan oleh Bupati Ngada ketika itu untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Pembangunan pada periode Tahun 1982-1990. Sebagai Kabag Pembangunan, PS sangat gencar melakukan survey dan pemetaan wilayah Pembangunan di Kabupaten Ngada, hampir seluruh waktunya sebagai Kabag Pembangunan PS gencar melakukan SURVEY dan PEMETAAN wilayah Kabupaten Ngada untuk kepentingan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Itulah sebabnya mengapa saat ini, ia sangat memahami wilayah-wilayah di Kabupaten Ngada termasuk wilayah yang saat ini telah menjadi bagian dari Kabupaten Nagekeo. Selepas menjadi Kabag Pembangunan, Bupati Ngada saat itu mempercayakan PS untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Organisasi pada Setda Ngada Tahun 2001-2004.
Dengan jabatan itu, ia mulai dengan Penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Kabupaten Ngada. Pada Jabatan ini, PS mulai menata Organisasi Perangkat Daerah yang HEMAT STRUKTUR dan KAYA FUNGSI. Hal ini kemudian berdampak pada terciptanya EFISIENSI dan EFEKTIFITAS Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Ngada.
Sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Ngada, Paulus Soliwoa berkesempatan untuk mengikuti STUDI BANDING MANAGEMEN PELAYANAN PUBLIK DI SINGAPURA PADA TAHUN 2003, DAN MENGIKUTI STUDI BANDING MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DI MALAYSIA TAHUN 2003.
Karier PS terus berkembang berkat sejumlah prestasi yang diraih dalam Jabatan yang dipercayakan. Jabatan empuk pun ia raih yakni Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) tahun 2005-2009.
Sebagai seorang Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah yang baru, beliau mulai melakukan penataan potensi-potensi pengembangan Investasi di wilayah Kabupaten Ngada. PS sangat memahami potensi-potensi baik Potensi Ekonomi maupun Potensi Pengembangan Wilayah di Kabupaten Ngada yang dibagi dalam beberapa Cluster Pembangunan.
Selepas menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah, Bupati Ngada kemudian mempercayakan PS dalam Jabatan Kepala Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Sosnakertrans) Kabupaten Ngada Tahun 2009-2010. Sebagai seorang Kepala Dinas Sosnakertrans, PS sangat memahami kondisi Sosial Ekonomi Kemasyarakatan, seperti masalah Kemiskinan, masalah Tenaga Kerja dan Penyediaan Lapangan Pekerjaan dan masalah-masalah Kesejahteraan Sosial pada umumnya di Kabupaten Ngada.
PS menyelesaiakan pengabdiannya sebagai seorang birokrat dengan posisi terakhirnya sebagai Kepala DInas SOSNAKERTRANS Kabupaten Ngada. Dengan segudang pengalaman Birokrasi tersebut, maka MARIANUS SAE, menjatuhkan Pilihan pada seorang PAULUS SOLIWOA untuk mendampinginya sebagai Wakil Bupati Ngada, hingga sejak Tahun 2011-2018. Diawal Tahun 2018, beliau melanjutkan masa kepemimpinan Mulus Jilid II hingga saat ini.
Penulis: Mario Langun
Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan