Tokoh Pemuda Hindu Sumut Kutuk Keras Penganiayaan Terhadap Arya Adeweda Karna
MEDAN – LIPUTAN68.COM – Tokoh pemuda Hindu sumut, M. Satya Mohan mengatakan tindakan penganiayaan terhadap Arya Wedakarna (AWK) adalah menyakiti hati umat hindu di nusantara, khususnya di Sumatera Utara, mengingat setiap bantuan baik secara materil maupun moril dengan suka rela di berikan oleh AWK kepada kami umat hindu di Sumatera Utara, seperti kebakaran vihara di Tanjung Balai juga di biaya renovasinya oleh masyarakat bali yang di wakili oleh AWK.
AWK selalu membawa nama masyarakat Bali setiap membantu masyarakat di daerah, contohnya kami di Sumatera Utara, tidak pernah AWK menyebutkan beliau yang membantu, melainkan beliau menyebutkan dana punia dari masyarakat Bali.
Kejadian penganiayaan yang di lakukan oleh sejumlah orang terhadap AWK, sangatlah mencoreng nama baik Bali dan Hindu. Dalam ajaran Hindu dikenal dengan Ahimsa, tidak menyakiti, apalagi selama ini masyarakat Bali sangatlah santun dalam berucap dan berbudi pekerti baik, masyarakat Bali sangat berpegang teguh pada hukum karma, karena itu Bali dikenal dengan Pulau Dewata.
Kekerasan terhadap AWK adalah kejahatan yang sangat luar biasa, selain AWK juga anggota DPD RI yang aktif, beliau juga tokoh yang selalu peduli dan aktif dalam advokasi terhadap umat Hindu.
Satya Mohan mengatakan sebagai tokoh pemuda Hindu Sumatera Utara mengecam dan mengutuk pelaku kejadian penganiayaan tersebut, kejadian ini mencoreng nama baik orang bali yang terkenal ramah, santun juga anti kekerasan.
Beliau mengatakan bahwa hukum harus ditegakkan dan berlaku adil mengingat AWK dalam peristiwa tersebut sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota DPD RI dimasa reses untuk mendatangi konstituwennya di daerah Bali untuk menerima aspirasi masyarkat Bali.
Dalam kesempatan yang sama, Djendi Kumar selaku tokoh masyarakat Hindu Tamil Sumatera utara menyampaikan agar pihak kepolisian dalam hal ini Polda Bali segera menangkap serta memproses para pelaku agar ada efek jera sehingga kejadian ini jangan sampai terulang kembali ucapnya.
(DJK)

Tinggalkan Balasan