Disinggung mengenai kegiatan festival yang akan diselenggarakan pada tahun 2021, Gede Suyasa mengungkapkan festival merupakan kegiatan untuk publik yang diusulkan masing-masing kecamatan. Para camat mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Sangat dirindukan mengingat selama setahun masyarakat khususnya para seniman tidak tampil. Nanti ada momen-momen dimana seniman bisa tampil setelah vakum cukup lama.
“Tahun depan (2021) diberikan media bagi seniman-seniman yang ada untuk tampil. Makanya diakomodasi untuk tampil di masing-masing kecamatan,” ungkapnya.
Selain sebagai media bagi para seniman untuk tampil, dirinya menambahkan nantinya akan ada ruang juga untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pedagang-pedagang kecil juga akan dilibatkan. Hal tersebut akan memutar kembali ekonomi. Ini menjadi latar belakang diadakannya festival tahun depan. “Dirindukan oleh seniman dan juga masyarakat sendiri. Itu yang menjadi pertimbangannya,” pungkas Suyasa. frs/jmg/*

