Harga Emas Perhiasan Di Pacitan, Mengalami Fluktuatif. Harga Emas Dunia Cenderung Mengalami Kenaikan
Pacitan, liputan68.com- Pandemi global coronavirus disease (covid-19), memang cukup berdampak terhadap semua sektor perekonomian masyarakat. Begitupun dengan harga emas dunia, yang terus mengalami fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir ini.
Harga emas dunia saat ini tercatat sekitar 1.860 per troy ons. Sebelumnya hanya sekitar 1.800 per troy ons.
Dengan tidak stabilnya harga emas dunia, juga berdampak langsung terhadap stabilitas harga emas perhiasan di pasaran. Hal tersebut seperti disampaikan Edwin Baskoro, salah seorang pengusaha toko emas terkemuka di Kabupaten Pacitan, Kamis (17/12).
Menurut Edwin, saat ini harga emas perhiasan diakuinya ada sedikit kenaikan. Sebagai contoh, emas kadar 17/18 karat yang sudah tembus Rp 725 ribu setiap satu gramnya. Sedangkan emas murni kadar 24 karat, saat ini dijual seharga Rp 845 ribu per gram. “Kenaikan tersebut sebenarnya tidak begitu besar, bila dibandingkan kenaikan harga sebelumnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, putra kandung dari pengusaha toko emas legendaris, H. Muhammad Handoyo Saputro ini, mengungkapkan, sebelumnya harga emas kadar 17/18 karat sempat tembus Rp 760 ribu per gramnya. Begitupun emas 24 karat yang sempat bertengger dikisaran Rp 920 ribu per gram. “Memang ada kenaikan, namun masih terbilang rendah bila dibandingkan kenaikan sebelumnya,” tutur Edwin.
Saat ditanya terkait daya beli masyarakat, Edwin menegaskan, meski dihempas badai coronavirus, akan tetapi daya beli masyarakat terbilang relatif stabil. Justru karena faktor musim, yang saat ini ada sedikit penurunan. Utamanya transaksi pembelian. “Kalau pas musim hujan, memang toko agak sedikit sepi. Utamanya transaksi beli,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan