Pacitan, liputan68.com- Meski terjadi ledakan kasus covid-19 confirm, namun gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, mengimbau masyarakat tidak terlampau resah. Asalkan, mereka lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan. Utamanya penerapan 3M plus.
Yaitu memakai masker dan menjaga jarak fisik ketika berinteraksi sosial, sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum menyentuh mulut, hidung, serta mata dan mengindari berkerumun.
Apabila langkah ini dijalankan, Insyaallah covid-19 akan menyingkir dengan sendirinya.
Demikian disampaikan penanggung jawab wisma atlet sebagai lokasi karantina bagi pasien covid-19 confirm, dr Johan Tri Putranto, Rabu (23/12). “Jauhi stigma negatif tentang covid-19. Tak perlu resah. Jauhi penyakitnya akan tetapi jangan jauhi orangnya. Dan yang terpenting lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan,” pesan Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pacitan ini.
Pada kesempatan yang sama, dokter umum yang saat ini mengampu jabatan sebagai Kepala UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan tersebut, mengungkapkan, bahwa dari sebanyak 20 pasien positif covid-19 yang baru diumumkan GTPP, 70 persen diantaranya berasal dari klaster keluarga atau kontak erat dengan pasien terkonfirmasi terdahulu.
