Liputan POLITIK

Akademisi Ini Minta Wagub Ijeck Ambil Peran Kepemimpinan Keteladanan di Sumut

Ditulis oleh Liputan68 pada 29 Desember 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Akademisi Sumut Dr Aswan Jaya, SH, M.Ikom yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut mengkritik keras perilaku Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang menjewer pelatih biliar Choki Aritonang. Aksi Jewer Edy Rahmayadi ini menjadi viral di medsos.

“Jewer pelatih dengan kata-kata yang tidak pantas yang dilakukan Edy Rahmayadi sebagai Gubsu tidak memberikan keteladanan, hanya mempertontonkan rendahnya adab, mempermalukan diri sendiri,” ungkap Aswan Kepada awak media, Rabu (29/12/2021).

BACA JUGARabu Tanggal 10, Pukul 10 NasDem Pacitan Hendak Geruduk KPU. Sampaikan Dokumen Persyaratan 45 Bacaleg Di Pileg 2024

Aswan menilai, tindakan yang dilakukan oleh Edy, sangat tidak mencerminkan visi dan misinya untuk membawa masyarakat Sumut yang maju dan bermartabat.

Lanjut Aswan, pihaknya mendorong Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah untuk mengambil langkah-langkah untuk menjalankan fungsi keteladanan sebegai pemimpin masyarakat Sumut.

“Wagubsu mengambil lebih banyak peran untuk menyelamatkan Sumut dari Gubsu yang sudah berkali-kali melakukan tindakan dan mengeluarkan pernyataan yang membuat ricuh,” ujar Dosen Pascasarjana UDA ini.

Disamping itu, Aswan mengatakan, bahwa pembangunan di Sumut tidak berjalan dengan baik, akan tetapi justru sangat banyak menimbulkan kontroversi. Sehingga, dalam situasi darurat seperti saat ini, sudah sangat pantas Wagubsu mengambil peran.

“Kita khawatir, presiden nanti pun akan dijewernya hanya karena tidak tepuk tangan saat Gubsu pidato, Sumut dalam keadaan darurat kepemimpinan,” pungkasnya.

(LM-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian