Gubernur Edy Telusuri Kabar 50 Ton Miko CPO Diduga Hilang Milik PT PSU

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Peristiwa 50 ton minyak kotor (Miko) CPO milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) yang diduga hilang, ternyata telah sampai ke telinga Gubernur Edy Rahmayadi.

Namun secara pasti, ia akan menelusuri kabar dimaksud kepada jajaran direksi BUMD Pemprov Sumut tersebut.

“Saya baru dengar kabar burung, nanti setelah tau saya jawab,” ungkapnya menjawab wartawan, Senin (17/1/2022).

Dugaan hilangnya Miko CPO tersebut terjadi di 2 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yakni Simpang Gambir Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan PMKS Laut Tador, Kabupaten Batu Bara. Angka kerugian dari kehilangan itu mencapai Rp.2,5 miliar.

Anggota Komisi C DPRD Sumut, Artha Berliana Samosir meminta Polda Sumut dan Kejati Sumut turun tangan menelusuri dugaan hilangnya 50 ton Miko CPO PT PSU.

Artha curiga, bahwa selama ini PT PSU hanya dimanfaatkan untuk lumbung penghasilan orang tertentu dengan tujuan memperkaya diri.

“Untuk itu saya meminta Kapolda dan Kejati untuk dapat mengusut kehilangan Miko CPO tersebut,” tegasnya. (LM-02)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *