Liputan BERITA

dr. Riski Ramadhan : Tidak Ada Masalah Dengan Postingan Itu, Secara Hukum Siapa Pun Bisa Menggunakannya

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Maret 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Postingan Video Anggota Komisi III  DPR RI dari Partai Gerindra Romo Raden Muhammad Syafii yang beredar di   Akun Face Book (FB) dari Riski Center yang menyebutkan ” Bupati Perlu Belajar Pancasila ‘, saat beberapa hari yang lalu  berkunjung ke Pasar Lelo Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai)  menimbulkan reaksi dari para kader Pemuda Pancasila (PP) Sergai.

Dan dampak dari postingan tersebut Ratusan masa para kader PP Sergai tersebut menggelar aksi damai di depan Kantor DPC Partai Gerindra di Sei Rampah selanjutnya mereka menuju Kantor DPRD Sergai, Rabu (23/4/2022).

Sementara, Ketua DPRD Sergai  dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM menerima kedatangan masa DPC PP tersebut melalui perwakilannya, selanjutnya  dr. Riski didampingi Plh Sekretaris DPRD Ingan Malem Tarigan, S.E mengadakan mediasi dan berdiskusi terkait tentang Viralnya pernyataan Anggota DPR RI Komisi III tersebut.

Kooordinator Aksi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I MPC PP Sergai, H. Saipul Amri  menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan Statement yang beredar dari potongan video yang dibag kan oleh Akun Faccbook Riski Center, dimana dalam video tersebut Romeo Syafii mengatakan “Bupati Pertu di Ajari Pancasila”, sehingga akibat dari potongan video tersebut menimbulkan reaksi serta gejolak dan Kader Pemuda Pancasila Serga.

Karena  Pemuda Pancasila menilai video tersebut sangat tendensius terhadap Bupati Sergai yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) di Pemuda Pancasila Sergai, seperti yang dikatakan Saipul Amri

Untuk itu, kata H Saipul, Pemuda Pancasila Kabupaten Serdang Bedagai dalam Tuntutan Aksi ini  diantaranya Pemuda Pancasila Kabupaten Serdang Bedagas meminta agar Romo Syafi’i untuk segera mengklarifikasi dan meminta maaf terkait statement yang beredar.

“Pemuda Pancasila Kabupaten Serdang Bedagai meminta Pertanggung Jawaban Akun Facebook Riski Center yang telah memposting Potongan Video berdurasi 31 detik, sehingga memimbulkan tendensius di masyarakat,”tegasnya.

Disamping itu, massa PP dalam orasinya juga meminta klarifikasi dan permintaan maaf, dr. Riski Ramadhan karena postingan tersebut merupakan diposting oleh akun Riski Center milik Ketua DPRD yang merupakan media untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hal itu juga ditegaskan Koordinator Aksi H. Saipul Amri saat diskusi di ruang Rapat DPRD yang turut dihadiri oleh unsur pengurus MPC PP Sergai, para pengurus PAC dan Sayap Lembaga.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sergai, dr. Riski Ramadhan saat menerima 30 perwakilan massa PP di ruang rapat DPRD mengatakan, akan menyampaikan tuntutan massa yang meminta Romo minta maaf terkait pernyataannya secara prosedural.

“Saya akan menyampaikan hal ini secara prosedural kelembagaan terkait permintaan rekan-rekan pengurus PP”, ucap Ketua DPRD Sergai.

dr. Riski juga menambahkan dirinya menerima dengan baik kritikan dan saran dari masyarakat terkhusus rekan-rekan pengurus Pemuda Pancasila terhadap dirinya terkait dengan postingan Romo di akun Riski Center.

“Ini suatu masukan dan kritikan yang sangat baik, saya inikan orang biasa, tentu kadang tersilap, jadi tidak ada maksud untuk menyakiti siapapun”, katanya.

Terkait dengan akun Riski Center, dia juga  mengatakan adalah media kemasyarakatan untuk memuat postingan kegiatan sosial dirinya dan tidak bermaksud untuk menyudutkan siapapun.

“Saya kira tidak ada masalah dengan postingan itu, siapapun boleh melihatnya, siapapun boleh menggunakannya secara hukum, dan tidak ada maksud untuk menjatuhkan siapapun”, ungkap dr Riski

Dan  diakhiri dengan penyerahan pernyataan sikap MPC PP Sergai yang disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I MPC PP Sergai, H. Saipul Amri kepada Ketua DPRD Sergai.

(Dipa)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian