Keren! Kontribusi Telkom Buat Pendidikan di Daerah 3T Capai Rp11,23 Miliar
JAKARTA β LIPUTAN68.COM β PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) menyerahkan bantuan berupa perangkat Device, Network, Application (DNA) ke 321 sekolah di seluruh Indonesia terutama yang berada di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) melalui Program Digital Innovation Learning School.
Program ini bertujuan mendukung digitalisasi sektor pendidikan. Juga wujud komitmen Telkom yang secara kontinyu terus mendorong pembangunan pendidikan bangsa, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi.
Adapun total nilai bantuan pendidikan tersebut mencapai Rp11,23 miliar. Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilaksanakan beberapa waktu lalu oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dan Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto kepada perwakilan penerima bantuan dari SD Negeri Bantargebang 3 dan Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah.
Kesempatan tersebut, Ririek menyampaikan bahwa Program Digital Innovation Learning School bertujuan untuk mengakselerasi terciptanya pendidikan dan proses pembelajaran yang inklusif bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Diharapkan program ini akan selalu dikembangkan dan senantiasa membantu proses belajar mengajar agar menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat berkompetisi di masa yang akan datang,” tuturnya.
Kepala SD Negeri Bantargebang 3, Yatin SPd MM, berterimakasih atas kontribusi Telkom dalam mewujudkan digitalisasi pendidikan yang merata.
“Kami merasa bahagia dan bersyukur atas kepedulian Telkom terhadap pendidikan negeri ini. Kami berharap Telkom dapat terus hadir untuk mendukung pemerataan sektor pendidikan hingga ke pelosok daerah melalui infrastruktur digital sehingga seluruh generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi penerus bangsa yang berdaya saing,β harap dia.
SD Negeri Bantargebang 3 yang berlokasi di Kota Bekasi tepatnya di wilayah Kecamatan Bantargebang, merupakan salah satu perwakilan penerima bantuan.
Saat ini SDN tersebut memberikan pelayanan pendidikan kepada 460 pelajar dari berbagai latar belakang.
Sementara itu, Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah yang terletak di Kampung Leuweung Datar Desa Sirnajaya, Kabupaten Bogor telah berdiri sejak 1995, dengan jumlah 200 pelajar dan tenaga pendidik sembilan orang.
Adapun bantuan perangkat DNA yang disalurkan dalam program Digital Innovation Learning School kepada 321 sekolah di seluruh Indonesia ini terdiri dari dua unit komputer, satu unit proyektor, dan satu unit modem Orbit yang gratis berlangganan selama satu tahun.
Telkom berharap melalui dukungan ini siswa/ siswi dapat memeroleh proses belajar dan mengajar yang lebih optimal agar dapat mencetak talenta digital terbaik di masa depan. (REL)
TEKS FOTO
SIMBOLIS: Penyerahan secara simbolis bantuan Program Digital Innovation Learning School oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah (paling kiri) dan Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto (keempat dari kanan) kepada kepala SD Negeri Bantargebang 3 dan Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah serta perwakilan murid. IST

Tinggalkan Balasan