oleh

Hari Hak Azasi Hewan : Semua Hewan Punya Hak Hidup Bebas

PACITAN – Selain manusia, hewan yang juga merupakan makhluk hidup, ternyata juga memiliki hak azasi yang disebut dengan hak azasi hewan. Dan Hari Hak Azasi hewan diperingati setiap tanggal 15 Oktober.
Hari Hak Azasi hewan ini lahir dari deklarasi universal kesejahteraan hewan yang didukung oleh 46 negara dan 330 kelompok pendukung hewan.
Deklarasi ini, dilatarbelakangi banyaknya kasus kekerasan pada hewan yang biasanya terjadi di kebun binatang atau sirkus.

Hak azasi hewan, mulai populer pada tahun 1964 hingga awal 1970-an.
Hak azasi hewan terdiri atas 5 kebebasan, yakni hewan terbebas dari rasa haus dan lapar, rasa tidak nyaman, mengekspresikan tingkah laku alami, stres dan takut, serta dilukai atau sakit. Pelanggaran hak azasi hewan di Indonesia sendiri, diatur dalam KUHP Pasal 302 dengan pidana penjara paling lama 3 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 4.500.

Liputan JUGA  Pengusaha Muda Pacitan Imam Wahyudi : Bergaul Tak Harus Mengedepankan Strata Sosial

Sampai saat ini, hak azasi terhadap hewan di kalangan masyarakat belum sangat populer. Salah satunya di kabupaten Pacitan, jangankan menjalankan hak hak atas hewan, mengetahui adanya hak azasi hewan saja tidak.

” baru dengar ini mas (wartawan). Kalo hak azasi manusia sering dengar.kalo hak azasi hewan baru dengar ini .” Ungkap Andik ,salah satu anggota organisasi kepemudaan Pacitan, Jumat (15/10/2021).

Pengetahuan tentang adanya hak azasi hewan ,memang harus terus disosialisasikan. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga hewan dari kepunahan.

Di kabupaten Pacitan sendiri, relawan peduli lingkungan telah banyak bermunculan dan semua itu tidak cukup. Perlu keterlibatan masyarakat luas agar kampanye tentang kelestarian hewan tetap terjaga.

Liputan JUGA  Bubarkan 18 Lembaga Presiden Jokowi Teladan Pemimpin Extra Ordinary

Sebut saja Dokter hewan Anne Herli, salah satu aktifis pelestarian satwa, disela- sela aktifitasnya masih getol dan mau menyumbangkan tenaga dan pengetahuannya untuk ikut serta menjaga, dan merawat hewan langka yang hampir punah.

” ya siapa lagi kalo bukan kita.saya bersama relawan sahabat penyu Pacitan, mencoba menjaga satwa langka dari kepunahan,salah satunya penyu.” Kata Drh, Anne Herli .

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.