Wisatawan Keluhkan Tidak Adanya Alat Usungan Darurat Di Objek Wisata Pemandian Air Hangat Tirto Husodo Pacitan
Pacitan – Jelang puncak kunjungan wisata saat libur lebaran nanti, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Pacitan, utamanya UPT Pemandian Air Hangat Tirto Husodo, Kecamatan Arjosari, diharapkan bisa lebih mempersiapkan diri dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan oleh wisatawan. Utamanya ketersediaan personil dan peralatan darurat.
Menurut Naning, salah seorang wisatawan yang sempat ditemui wartawan, dinas terkait diharapkan sesegera mungkin mengadakan alat usungan darurat atau tandu di objek wisata pemandian air hangat Tirto Husodo.
“Selama ini belum ada alat usung darurat tersebut. Sehingga apabila terjadi sesuatu hal terhadap wisawatan, akan kerepotan,” kata Naning, saat ditemui wartawan belum lama ini.
Ia mengatakan, sering kali terjadi hal-hal yang tidak diharapkan saat wisawatan tengah mandi. Baik di kolam umum maupun di kolam VIP. Hal yang jamak terjadi yaitu mengalami kejang kaki.
Bahkan belum lama ini, dikabarkan juga ada salah seorang wisatawan yang meninggal dunia saat mandi di kolam VIP. “Pihak pengelola dan juru kunci sempat kebingungan untuk memberi pertolongan. Sebab tidak ada usungan darurat. Mau tak mau ya harus di gotong meskipun sangat sulit dilakukan,” jelasnya.
Persoalan tersebut juga sempat dialami suaminya yang hendak melakukan terapi air hangat. “Tiba-tiba mengalami kejang kaki. Karena tidak ada alat usungan darurat terpaksa sama juru kunci dan pihak pengelola harus di gotong dari dalam kolam. Hal semacam itu jamak terjadi saat malam hari,” bebernya.
Sementara itu hingga berita ini ditulis Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga setempat, Turmudi, belum bisa dikonfirmasi media. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan