Satu Kader Pindah Parpol, Hanura Pacitan Genjot Target Perolehan Kursi Sebanyak-Banyaknya Di Pileg 2024
Pacitan- Meski kehilangan satu kader terbaiknya di lembaga legislatif, namun tak membuat Hanura Pacitan, ciut nyali.
Partai besutan Jenderal TNI (Pur) Wiranto itu, justru pasang target perolehan kursi sebanyak mungkin di pemilu 2024.
“Target minimal sama dan bertambah. Hanura targetkan kursi sebanyak-banyaknya, ” ujar Sekretaris DPC Partai Hanura Pacitan, Iwan Arsyad, usai mengikuti prosesi penyerahan dokumen persyaratan bakal calon anggota legislatif ke KPU, Ahad (14-05-2023).
Iwan menegaskan, Hanura tidak mensoal terkait satu kadernya yang detik ini pindah ke parpol lain. “Ini sebagai dinamika dalam proses berdemokrasi. Dan itu bagian dari pilihan. Yang pasti kami sudah memproses pengunduran diri yang bersangkutan dan Hanura tengah mengajukan proses pengganti antar waktu (PAW),” jelas Iwan.
Sementara itu Ketua DPC Partai Hanura Pacitan, Nur Sigit Effendi menegaskan, kehadiran Hanura ke KPU untuk menyerahkan full 45 bakal calon anggota legislatif, memang tidak sesuai dengan informasi awal. “Kami menunggu isyaroh dari langit yang merupakan hasil munajat dari kader Hanura. Ya ngepasne nogo dino, Ahad Kliwon agar Hanura dan masyarakat Pacitan mendapatkan keberkahan.

Kami ini kan golongan Javanis atau Jawa religius,,” tutur Nur Sigit sesaat sebelum menyerahkan dokumen persyaratan bakal calon.
“Manakala ada yang kurang pas atau kurang baik, mohon diinformasikan. Kami ke sini diawali niat baik dan akan berakhir baik.
Semoga bisa diterima secara legal formal dan Hanura bisa di pilih oleh masyarakat luas,” sambungnya.
Sebelum tiba di pelataran gedung KPU, kader Hanura yang berjumlah 13 orang (sebagai cerminan weton Ahad Kliwon yang juga berjumlah 13), berjalan kaki dari Sekretariat DPC Hanura menuju perkantoran lembaga penyelenggara pemilu. “Kami yang berjumlah 13 orang berjalan kaki tanpa menaiki apapun untuk datang ke KPU,” terang Nur Sigit.
Sementara itu saat ditanya soal arah politik Hanura pada Pilpres 2024, Nur Sigit menegaskan, masih menunggu keputusan dari DPP. “Soal cawapres masih menunggu. Kalau sudah dapat instruksi wajib dijalankan. Ketika ke Pak Ganjar ya akan kita ikuti,” tandasnya. (Red/yun).


Tinggalkan Balasan