Ketua Jarnas Pacitan: Pemimpin Bukanlah Alat Pemuas. Namun Kepuasan Masyarakat Bisa Dijadikan Tolak Ukur Keberhasilan Pemimpin
Pacitan,Liputan 68.com- Pemimpin bukanlah alat pemuas. Meskipun demikian kepuasan masyarakat, dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin.
Demikian juga dengan Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji, yang belum genap tiga tahun memimpin namun tingkat kepuasan masyarakat terus meroket. Meski juga tak sedikit riak-riak publik yang mengkritisi kepemimpinannya. Itulah keseimbangan dalam dinamika sebuah rezim kepemimpinan.
“Memuaskan masyarakat bukanlah tugas atau kewajiban seorang pemimpin, tetapi menjalankan tugas sesuai tupoksinya untuk melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan aturan dan kemampuan anggaran, jangka waktu/periode masa jabatan, SDM, dan sebagainya,” kata Ketua Jaringan Nasional Pemenangan Anis Rasyid Baswedan (Jarnas) Pacitan, Bambang Widiarsa, Sabtu (21/10).
Menurut pria yang lebih akrab disapa Wiwit ini, kecerdasan (smart) dalam mengambil kebijaksanaan yang linier dengan kebutuhan penting masyarakat, sangat diperlukan oleh seorang pemimpin.
“Itulah tugas pemimpin menurut saya. Dalam hal ini termasuk kepiawaian dalam memberikan pengertian, pengarahan sekaligus kompensasi terhadap program atau kebutuhan masyarakat yang belum masuk prioritas,” jelas dia.
Sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang merasa dianaktirikan atau kurang diperhatikan. Memang ini berat, tapi itulah resiko seorang pemimpin dalam masyarakat yang majemuk.
“Adanya masyarakat yang tidak puas itu wajar, karena pemimpin bukanlah alat pemuas. Meskipun demikian kepuasan masyarakat dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan seorang pemimpin,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan