Liputan BERITA

Cuti Pemilu, Dispendukcapil Pacitan Tetap Buka Loket Pelayanan. Tri Mujiharto Klaim Sediakan 5.500’an Kepingan e-KTP Kosong

Ditulis oleh Liputan68 pada 31 Januari 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Jelang pelaksanaan hari H pencoblosan pada perhelatan Pileg dan Pilpres 2024, 14 Februari mendatang, animo kedatangan pemudik diperkirakan bakal melonjak.

Mereka yang ada diperantauan, diperkirakan akan berduyun-duyun pulang kampung untuk menyalurkan hak politiknya. Memilih calon wakil rakyat dan calon pemimpin di negeri ini.

Berkaitan dengan momentum tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, akan membuka loket pelayanan sekalipun hari libur nasional.

Seperti disampaikan Kepala Dispendukcapil, Tri Mujiharto. Ia mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya akan membuka loket pelayanan saat hari H pencoblosan. Ini sebagai salah satu bukti komitmennya, untuk ikut bersama mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Tanggal 8, 9, dan 10 Februari itu kan libur. Namun kita tetap buka pelayanan. Demikian juga saat hari H pencoblosan, pelayanan tetap kita buka. Harapannya, pemudik yang tengah pulang kampung untuk mencoblos, bisa memanfaatkan kesempatan tersebut apabila memerlukan pelayanan administrasi kependudukan,” kata Tri, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (31/1).

Mantan Kepala Bakesbangpol ini mengungkapkan, untuk pelayanan loket saat cuti bersama, dibuka sesuai jam kerja seperti hari-hari biasa. “Ya kita buka seperti jam kerja. Tidak sampai malamlah,” tutur Tri berkelakar.

Masih di kesempatan yang sama, pejabat yang lama bertugas sebagai Kepala Pelaksana BPBD itu mengatakan, guna keperluan pelayanan saat cuti bersama hari H pencoblosan Pileg dan Pilpres 2024, khususnya pelayanan KTP elektronik, pihaknya sudah menyediakan sekitar 5.500 kepingan e-KTP kosong.

“Hari ini kita dapat 4 ribuan lebih blangko e-KTP kosong dari Kemendagri. Sisa yang ada sekitar 1.500’an. Total ada 5.500’an kepingan e-KTP. Yang pasti soal ketersediaan blangko e-KTP tidak ada kendala,” ujarnya.

Tri juga menegaskan, ribuan kepingan e-KTP tersebut memang lebih terfokus untuk pelayanan wajib KTP pemula yang jumlahnya masih sekitar 3 ribuan lebih.

Disisi lain, juga untuk pelayanan reguler bagi wajib KTP yang mungkin ganti status, pindah alamat dan lainnya. “Kita buka untuk umum. Meski yang utama bagi wajib KTP pemula. Setiap hari, rata-rata kita bisa memberikan pelayanan hampir 100’an lebih pemohon KTP,” tandasnya. (Red/yun). 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian