Pesan Ketua ProJo Untuk Gagarin: Maju Cabup, Jangan Ragu Dan Takut. Tunjukan Skill Untuk Membangun Pacitan
Pacitan,Liputan 68.com- Ketua DPC Ormas Pro Jokowi (ProJo) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, kembali ikut urun rembug beriringan dengan banternya wacana pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang hendak berkontestasi di perhelatan Pilbup serentak 2024 di Pacitan.
John yang juga kader militan PDI-P ini tak menampik, bila di Pacitan terkesan ada eksklusivisme politik yang sudah hampir selama 25 tahun berjalan ini, sulit untuk terkikis. “Mungkin banyak orang berpendapat seperti analogi iklan minuman. Apapun makanannya, minumnya ya teh botol Sosro,” kata mantan anggota legislatif masa jabatan 1999-2004 ini, Ahad (21/4).
Analogi diatas, sambung John, mengisyaratkan kalau pemimpin Pacitan kedepan, kemungkinan besar masih akan dikendalikan oleh jago dari Partai Demokrat. Dan Bupati Indrata Nur Bayuaji, yang kemungkinan akan kembali tampil sebagai calon petahana dari partai milik SBY (Susilo Bambang Yudhoyono).
“Namun pesan kami selaku elemen partai lain, agar masyarakat pemilih lebih menekankan rasionalitasnya. Dan jangan mengedepankan emosi dan ambisi sesaat. Dalam tahapan pemilihan, tentu akan ada pilihan alternatif bukan hanya satu pilihan,” pesan John Vera.
John menegaskan, bicara soal Pilkada di Pacitan, sementara ini hanya ada dua bakal calon yang banyak menghiasi pemberitaan media mainstream ataupun media sosial. Yang pertama yaitu Bupati Aji dan Wabup Gagarin.
Keduanya merupakan pasangan kepala daerah terpilih pada Pilbup 2020 lalu. Meski bersatu di urat nadi pemerintahan, namun keduanya berbasiskan partai politik berbeda. Dimana Bupati Aji berasal dari Demokrat dan Wabup Gagarin, merupakan kader dan petinggi Partai Golkar.
“Pertanyaannya, apakah mereka akan kembali bersatu atau saling bertanding di Pilbup mendatang, ini yang masih menjadi teka-teki.
Namun bagi ProJo, semua terpulang pada keberanian dan tekad masing-masing. Pesan kami, maju di gelanggang Pilbup jangan hanya sekedar mencari jabatan. Akan tetapi bagaimana tekad dan niatan para calon untuk membuat perubahan berarti bagi Pacitan. Sebab itu yang sangat diharapkan oleh masyarakat luas,” bebernya.
Begitupun bagi Gagarin, yang menurut John, kalau memang ada niatan dan keberanian untuk lepas dari Bupati Aji dan ingin maju sendiri, diharapkan jangan ragu dan diliputi rasa takut.
Terus lakukan effort lobi-lobi lintas partai, seperti yang pernah dilakukan dengan PDI-P. Atau mungkin dengan partai lain, untuk membangun sinergitas kekuatan menatap kontestasi Pilbup 27 November nanti.
“Tunjukan skill anda untuk bisa bersaing dalam membangun Pacitan. Masyarakat Sangat butuh pemimpin yang benar-benar ada niat, tekad dan keberanian untuk melakukan perubahan,” tegas John.
Masih kata John Vera, jadi pemimpin diharapkan juga jangan alergi dengan kritikan. Sebab, kritik dan saran punya tujuan positif demi kebaikan dan kemajuan daerah.
“Perlu diingat, politik itu sangat dinamis. Dengan siapa, untuk siapa dan demi apa. Dan yang perlu dicatat, membangun sebuah bangsa, tidak bisa sendirian. Namun perlu kekompakan, pentahelix sistem dengan semangat gotong- royong bersama semua elemen.
Dengan lapang dada ajaklah partai lain, untuk bersinergi demi Pacitan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan