Bang Irul: “Indera Batin Bupati Aji, Sangat Tajam Karena Tawaduknya Sama Kyai. Tegas Berwibawa, Namun Hatinya Lembut Dan Bijaksana”.
Pacitan,Liputan 68.com- Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji, selama hampir tiga tahun menjadi pemimpin tertinggi di kota kelahiran Presiden ke-enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia dikenal sangat dekat dengan para kyai dan pemuka agama.
Maka tak heran, lantaran sangat tawaduknya dengan ulama, kepekaan hati seorang Bupati Aji (Indrata Nur Bayuaji) ikut terasah.
Hal tersebut seperti yang pernah disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat, Munirul Ichwan, baru-baru ini.
Menurut Irul, begitu pejabat alumni sekolah kedinasan ini akrab disapa, mungkin sangking dekatnya dengan para ulama, Mas Aji ikut kena barokahnya. “Ya sudah kaya kyai beliaunya. Utamanya indera bantinnya ikut terasah. Pernah beliau berencana kunjungan keluar pulau, dan selalu ditunda.
Eh ternyata di lokasi yang mau di kunjungi Pak Bupati diguncang gempa hebat. Itu salah satu kepekaan indera batin Pak Aji yang belakangan ini mulai tajam,” ceritanya pada wartawan.
Tak hanya itu, kadang titah bupati diluar nalar, sambung Irul, kalau menurut orang Jawa sering nemahi (jadi kenyataan). “Suatu ketika beliau pernah mengatakan sesuatu, eh kok ternyata apa yang dikatakan itu terjadi. Mungkin itulah barokah Pak Aji yang selama ini sangat dekat dengan para kyai dan ulama,” jlentrehnya.
Masih di kesempatan yang sama, Irul juga mengungkapkan fakta tentang atasannya itu yang berkarakter tegas, namun memiliki hati yang lembut dan bijaksana.
“Pak Bupati ini tegas, dan tidak pendendam. Bahkan ibarat preman sekalipun, ia rangkul. Banyak pegawai yang nakal, dan seharusnya mendapatkan sanksi, namun beliau lebih mengedepankan hati nurani untuk memberikan pembinaan dari pada penjatuhan sanksi,” tuturnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan