Liputan DAERAH

Tangkal Longsor, Desa Kereana Tanam Ratusan Bambu di Titik Rawan

Ditulis oleh Liputan68 pada 11 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Pemerintah Desa Kereana, Kecamatan Botinleobele, Kabupaten Malaka, menggelar aksi penghijauan serentak dengan menanam anakan bambu di kawasan rawan longsor, tepatnya di Hutan Desa Dusun Anametan, Rabu (9/7/25).

Kegiatan ini melibatkan perangkat desa dan masyarakat, termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH). Penanaman dilakukan sebelum pembagian bansos PKH dan Sembako triwulan II tahun 2025.

Penjabat Kepala Desa Kereana, Willybrodus Kanisius Khun, S.Sos., menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial pemerintah desa serta upaya konkret menjaga kelestarian lingkungan.

“Bambu dipilih karena memiliki akar yang kuat dan mampu menahan pergerakan tanah di lereng. Ini adalah langkah antisipatif agar bencana longsor tidak terjadi,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk aktif mendukung program penghijauan dan pelestarian alam di sekitar tempat tinggal.

“Ini momentum penting. Selain menanam, mari kita rawat dan jaga pohon-pohon yang sudah ada,” tambahnya.

Aksi ini mendapat apresiasi dari warga yang ikut langsung dalam kegiatan. Warga menyebut kegiatan ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bentuk gotong royong menjaga kampung dari ancaman bencana.***(Eky Luan) 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian