Liputan BERITA

Nikmatnya Minyak Jelantah Untuk Pengganti Lauk-Pauk. Tetapi, Bagaimana Dampaknya Untuk Kesehatan? Ini Penjelasan Kadinkes Pacitan

Ditulis oleh Liputan68 pada 5 November 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Minyak jelantah dulu kala jamak digunakan sebagai lauk-pauk yang dicampur dengan nasi putih.

Sekilas memang, minyak jelantah terasa gurih dan nikmat. Apalagi dengan sajian nasi hangat saat pagi hari.

Namun begitu bagaimana dampak negatifnya untuk kesehatan? Berikut penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Daru Mustikoaji.

Minyak jelantah atau minyak bekas goreng yang digunakan berulang kali dapat memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Menurut Daru, konsumsi minyak jelantah secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Hal tersebut dikarenakan, minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya yang terbentuk akibat proses penggorengan berulang, seperti radikal bebas dan asam lemak trans.

“Oleh karena itu, penting untuk menghindari konsumsi minyak jelantah dan memilih minyak yang lebih sehat untuk dikonsumsi,” kata Daru, Rabu (5/11/2025).

Dokter senior yang lama bertugas di RSUD dr Darsono ini tak menampik bila minyak jelantah memang bisa membuat makanan terasa lebih enak.

“Tapi sekali lagi, kita harus waspada dengan dampak negatifnya bagi kesehatan. Konsumsi minyak jelantah secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis. Lebih baik memilih minyak yang lebih sehat untuk dikonsumsi,” pesannya.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian