Liputan BERITA

Semangat Peduli dan Bergerak Bersama, Sekda Pacitan Ajak PMI Terus Hadir untuk Kemanusiaan

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 17 September 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Semangat kemanusiaan terus menjadi napas dalam setiap langkah Palang Merah Indonesia (PMI). Momentum Hari Ulang Tahun PMI yang diperingati setiap 17 September menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam menghadirkan pertolongan bagi sesama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, yang juga Ketua PMI Kabupaten Pacitan, menyampaikan apresiasi atas kiprah PMI yang selama ini terus bergerak dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, PMI bukan sekadar organisasi yang hadir ketika bencana atau keadaan darurat terjadi. Lebih dari itu, PMI merupakan bagian dari kekuatan sosial yang tumbuh dari kepedulian masyarakat dan bekerja untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap hadir di tengah kehidupan.

“Semangat PMI adalah peduli, bergerak dan bersama-sama. Karena kerja kemanusiaan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, keikhlasan dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Maulana Heru, Kamis (17/9).

Ia menegaskan, PMI Pacitan akan terus berupaya memperkuat peran dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut menjadi pijakan agar PMI semakin responsif dalam menghadapi berbagai kebutuhan kemanusiaan, sekaligus mampu membangun kolaborasi yang lebih luas.

Bagi Heru, setiap langkah kecil yang dilakukan dengan ketulusan dapat memiliki arti besar bagi orang lain. Setetes darah yang didonorkan, tangan yang terulur saat bencana, hingga kepedulian kepada mereka yang membutuhkan, merupakan bagian dari mata rantai kemanusiaan yang harus terus dijaga.

Karena itu, momentum bertambahnya usia PMI diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dan relawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Teruslah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan. Peduli kepada sesama, bergerak ketika dibutuhkan, dan membangun kekuatan melalui kebersamaan,” pesannya.

Dengan semangat “Peduli, Bergerak, Bersama”, PMI Pacitan diharapkan semakin kokoh menjadi garda kemanusiaan yang dekat dengan masyarakat. Sebab, di balik setiap pelayanan dan pertolongan, ada nilai sederhana yang selalu relevan: hadir untuk sesama ketika mereka membutuhkan.

Semangat itulah yang terus dirawat, agar kemanusiaan tidak berhenti sebagai kata, tetapi menjelma menjadi gerakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat Pacitan.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian