Pengusaha Pacitan, Imam Wahyudi: Nikmati Apa Yang Kita Punya Untuk Kemaslahatan Umat
Pacitan, liputan68.com- Hidup itu harus dinikmati. Buat apa menumpuk uang dan harta, namun kalau pada akhirnya tak bisa menikmati.
Begitulah sekilas pitutur adiluhung yang disampaikan, pengusaha muda Pacitan, Imam Wahyudi, saat berbincang hangat dengan awak media, Senin (11/1).
Menurut pria yang akrab disapa Yudi ini, tak perlu eman-eman membelanjakan uang yang dipunya. Terlebih untuk kemaslahatan umat dan sesama yang sangat memerlukan. “Buat apa kita menumpuk uang dan harta kalau pada akhirnya tak bisa kita nikmati. Kita keburu tua, sakit atau bahkan sudah berpulang.
Kalau kita punya, nikmati yang ada itu. Sebab tak satupun manusia yang bisa menjamin, sampai kapan kita ini masih diberikan kesempatan untuk hidup.
Mumpung masih ada waktu dan kesempatan, manfaatkan apa yang kita punya untuk kemaslahatan,” tutur bapak dua putri ini saat ngopi bareng disebuah warung bambu pinggir sungai, Dusun Pajaran, Kecamatan Arjosari.
Tak hanya itu, Yudi juga berpesan dimasa pandemi global coronavirus disease covid-19 ini, tentu tak sedikit ekonomi masyarakat yang ikut terdampak. Oleh sebab itu, ia mengajak untuk lebih meningkatkan kepekaan sosial. Terutama kepada masyarakat yang belum beruntung.
Apalagi mereka yang masih punya tanggungan anak sekolah, dimana beban biaya pendidikan masih cukup tinggi. Sementara perekonomian orang tua compang-camping dikoyak badai coronavirus. “Bantulah mereka, agar apa yang kita punya bisa untuk dinikmati, dan disuyukuri. Membuat mereka bisa tersenyum, itu juga bagian dari upaya kita untuk bisa menikmati apa yang Allah SWT berikan selama ini,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan