Liputan KESEHATAN

Norwegia Mulai Khawatir, Karena Jumlah Orang Meninggal Bertambah Usai Divaksin Pfizer

Ditulis oleh Liputan68 pada 17 Januari 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Jakarta – Liputan68.com | Negara Norwegia mulai khawatir terkait dengan keamanan vaksin Pfizer terhadap para lansia. Yang sebelumnya tercatat 23 orang meninggal usai divaksin Pfizer, kini jumlah itu bertambah lagi enam orang dan totalnya menjadi 29.

Hal ini membuat negara itu mengambil kesimpulan jika penggunaan  dari vaksin Covid-19 terhadap para lansia terlalu berisiko. Saat ini pihak Pfizer dan BioNTech tengah bekerja sama dengan otoritas Norwegia untuk meneliti kasus penggunaan vaksin tersebut.

“Jumlah insiden sejauh ini belum mengkhawatirkan dan masih sesuai ekspektasi,” tulis Pfizer dalam keterangannya seperti dikutip Liputan68.com dari Bloomberg, Minggu 17/1/2021).

Diketahui sebelumnya, sebanyak 23 orang meninggal dunia usai divaksin Pfizer. 13 dari 23 orang yang meninggal itu adalah para lansia di rumah jompo. Penyebab dari meninggalnya diduga karena efek samping dari vaksin tersebut.

Menyusul temuan ini, otoritas Norwegia mengubah kebijakan vaksinasi agar tidak terulang kejadian yang sama. Yakni dengan mencantumkan efek samping yang timbul ke dalam keterangan vaksin, khususnya bagi pasien yang kondisi tubuhnya lemah.

Pfizer merupakan salah satu vaksin corona yang juga akan digunakan di Indonesia. Vaksin Pfizer asal Amerika Serikat ini dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan 2021. (Red)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian