Liputan BERITA

Resah Porang Kerap Hilang, Warga Pakis Baru Amankan Terduga Pelaku Pencurian

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 10 Agustus 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Keresahan para petani porang di wilayah Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Pacitan, akhirnya menemukan titik terang. Setelah hampir sebulan melakukan pemantauan dan ronda secara bergiliran, warga berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tanaman porang yang selama ini meresahkan masyarakat.

Pria tersebut diketahui bernama Jamin (Sunardi). Ia diamankan warga setelah diduga kedapatan berada di lahan tanaman porang milik warga di wilayah Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Herna (45), warga Dusun Katosan, mengatakan aksi pencurian porang tersebut telah membuat para petani resah. Tanaman porang yang telah memasuki masa panen maupun tanaman yang baru ditanam disebut kerap hilang secara misterius.

Kondisi tersebut kemudian mendorong warga untuk melakukan pemantauan secara intensif. Hampir setiap malam hingga dini hari, warga secara bergiliran berjaga di sejumlah wilayah Desa Pakis Baru dan sekitarnya.

“Kami bersama warga masyarakat setiap malam sampai dini hari selalu berjaga di masing-masing wilayah sedesa Pakis Baru dan sekitarnya,” ujar Herna, Senin (10/8).

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada Jumat dini hari, warga mendapati seorang pria yang diduga sebagai pelaku berada di area lahan porang milik warga. Mengetahui keberadaan warga, pria tersebut sempat melarikan diri.

Namun, sepeda motor yang diduga digunakan untuk beraktivitas di lokasi tertinggal. Warga kemudian terus melakukan pencarian hingga akhirnya pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan.

Herna berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara serius dan mengusutnya hingga tuntas. Menurutnya, keresahan para petani sudah berlangsung cukup lama sehingga diperlukan langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami berharap pihak penegak hukum mengusut tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku yang telah meresahkan masyarakat,” harapnya.

Diduga Tak Beraksi Sendiri
Kekhawatiran serupa juga disampaikan Edy, warga Desa Pakis Baru. Ia meminta aparat penegak hukum tidak hanya mengungkap dugaan pelaku yang telah diamankan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Pasalnya, berdasarkan keresahan yang dirasakan para petani selama ini, kehilangan tanaman porang disebut telah terjadi berulang kali.

“Mohon pihak penegak hukum mengusut tuntas pelaku yang meresahkan masyarakat. Karena kami menduga Jamin tidak sendiri dalam hal pencurian porang ini,” kata Edy.

Warga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap rangkaian kehilangan tanaman porang yang selama ini menghantui para petani.

Bagi masyarakat Desa Pakis Baru, tanaman porang bukan sekadar tanaman di lahan pertanian. Hasil panennya menjadi bagian dari penghidupan para petani. Karena itu, hilangnya tanaman yang telah dirawat berbulan-bulan hingga siap dipanen tentu menjadi pukulan tersendiri.

Kini, warga menyerahkan proses selanjutnya kepada aparat penegak hukum. Mereka berharap dugaan pencurian tersebut dapat diusut secara menyeluruh, termasuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, serta memberikan kepastian hukum bagi para petani yang selama ini merasa resah.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian