Liputan BERITA

IDI Pacitan Tegaskan, 3T Harus Tetap Dilakukan. Siapapun Itu Yang Confirm Covid-19, Harus Ikuti SOP

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 Januari 2021 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan68.com- Seiring masih tingginya positif rate covid-19 di Pacitan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat, mengharuskan agar 3 T, yaitu tracing, testing dan treatment, untuk tetap dilanjutkan.

Sekretaris IDI Kabupaten Pacitan, dr Johan Tri Putranto menegaskan, siapapun itu, tak mengenal dari mana asal usul klaster sebaran covid-19, upaya 3T harus tetap dilakukan. Sebab hanya dengan cara itu untuk bisa memutus mata rantai sebaran virus SARS-CoV-2.

“Kami tidak mengecualikan siapapun. Mereka yang dinyatakan positif covid-19, pelaku kontak erat dari pasien tersebut harus tetap dilakukan 3T. Sebab hanya dengan mekanisme itu untuk meminimalisir sebaran covid-19,” kata Johan, Kamis (28/1).

Pria yang juga dipercaya sebagai penanggungjawab wisma atlet Pacitan sebagai lokasi karantina bagi pasien covid-19 confirm tersebut mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak resisten dengan upaya-upaya yang dilakukan gugus tugas. Mengingat kasus yang dihadapi pemerintah saat ini, tak bisa terlihat oleh mata dan memang punya kerumitan cukup tinggi.

Apalagi, virus SARS-CoV-2 dikenal sangat ganas dan memiliki karakter serta varian yang cukup banyak. “Pesan kami, jauhilah penyakitnya namun jangan jauhi orangnya. Stigma ini yang harus selalu didengungkan oleh masyarakat luas. Sehingga tidak akan memunculkan hal-hal negatif terhadap jajaran gugus tugas dalam upayanya menangani wabah covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dokter umum yang dipercaya mengendalikan UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini, kembali mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijalankan secara disiplin dan benar.

Utamanya memakai masker, sesering mungkin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir paling singkat selama 20 detik, sebelum menyentuh mulut, hidung serta mata, jaga jarak fisik dan hindari berkerumun. “Bagi mereka yang sering berada di ruang tertutup dan berpendingin, sebaiknya tetap perhatikan ventilasi udara, kemudian minimalisir durasi pertemuan dan tetap jaga jarak fisik,” pesannya. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian