Liputan BERITA

Peneliti : Tambahkan Sesendok Gula pada Kopi dan Anda akan Hidup Lebih Lama

Ditulis oleh Liputan68 pada 8 Juni 2022 • ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68.com – Apakah Anda seorang pecinta kafein? Apakah Anda suka kopi Anda manis atau meminumnya tanpa gula atau susu? Jika Anda minum kopi murni, Anda lebih mungkin untuk meninggal dibandingkan dengan mereka yang menambahkan gula ke minuman kafein mereka.

Menurut penelitian, peminum kopi akan hidup lebih lama jika mereka menambahkan sesendok gula ke dalam kopi mereka. Sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Annals of Internal Medicine, para peneliti menemukan bahwa memiliki kebiasaan minum kopi mengarah pada hidup yang lebih sehat dan lebih lama.

Para peneliti dari Southern Medical University di Guangzhou, Tiongkok, mengamati 171.000 orang di Inggris dalam rentang waktu tujuh tahun. Studi tersebut menemukan bahwa peminum kopi memiliki kemungkinan 21% lebih kecil untuk meninggal dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Studi ini menemukan bahwa peminum kopi lebih kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit jantung dan kanker dibandingkan dengan bukan peminum kopi.

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa selama penelitian orang yang minum kopi dengan pemanis ringan setiap hari memiliki kemungkinan 29% hingga 31% lebih kecil kemungkinan untuk meninggal. Studi ini juga mencatat bahwa tidak masalah jika orang minum kopi‘instan, tanpa kafein atau bubuk’, semua jenis kopi bisa mencegah mengembangnya beberapa masalah kesehatan yang signifikan.

Studi lain yang dilakukan pada 2018 menemukan hubungan antara peminum kopi moderat dan penurunan kemungkinan terkena penyakit Alzheimer dan Parkinson. Menurut para peneliti di University of Toronto dan Krembil Research Institute di Kanada, konsumsi kopi dapat memiliki ‘efek neuroprotektif’ yang melindungi peminum dari penyakit gangguan otak tertentu.

Penelitian ini selanjutnya yang disebut ‘Australian Imaging, Biomarkers and Lifestyle Study of Ageing’ di Edith Cowan University pada tahun 2021.

Para peneliti menemukan bahwa minum kopi membantu mencegah otak dari atrofi dengan membantu fungsi kognitif, terutama fungsi eksekutif yang berkaitan dengan pengorganisasian, pengendalian diri, dan perhatian.

Seperti dilansir dari New Food Magazine , peneliti utama dr. Samantha Gardener juga menekankan untuk kita meningkatkan asupan kopi sehingga bisa mengurangi risiko terkena Alzheimer.

“Ini hal sederhana yang bisa diubah orang,” katanya. “Ini bisa sangat berguna bagi orang-orang yang berisiko mengalami penurunan kognitif tetapi belum mengalami gejala apa pun.”

Dia menambahkan: “Kami mungkin dapat mengembangkan beberapa pedoman yang jelas yang dapat diikuti di usia paruh baya dan mudah-mudahan itu dapat memiliki efek yang bertahan lama.(SS)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian