Kacabdin Pendidikan Pacitan: Guru Terduga Pelaku Pembulian Tak Serta Merta Dijatuhi Sanksi Atapun Mutasi
Pacitan,Liputan 68.com- Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Pacitan, Indiah Nurhayati, ikut angkat bicara berkaitan dengan dugaan aksi pembulian oleh seorang guru kepada siswinya yang konon terjadi di SMKN 1 Pacitan.
Dalam siaran persnya, Indiah meminta kepada para pihak, baik itu satuan pendidikan, khususnya guru terduga pelaku pembulian, maupun siswi dan pihak orang tua, agar menyikapi persoalan tersebut dengan kepala dingin.
Menurut pejabat eselon III ini, tugas guru tidak hanya sekedar memberikan pelajaran. Namun juga punya visi mendidik siswa-siswinya. “Guru itu tidak hanya sekedar mengajar, namun juga mendidik karakter anak didiknya,” kata Indiah, melalui jaringan telepon selulernya, Senin (28/8).
Dia menyadari, dalam memberikan pendidikan kepada siswa-siswinya, guru terkadang sering dihadapkan pada situasi yang cukup rumit. Terlebih terhadap anak didik dengan beragam karakter.
“Maksudnya baik, namun kadang diterima tidak baik. Kami berkeyakinan tidak ada guru yang menginginkan siswa-didiknya berprilaku kurang atau tidak baik. Karena itulah selain memberikan pelajaran sebagaimana bidang studi yang diampu, mereka juga punya tugas memberi pendidikan karakter kepada siswa-siswinya. Ini yang harus kita pahami bersama,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Indiah, tak serta merta ketika ada guru yang bermasalah dengan anak didiknya, lantas dijatuhi sanksi ataupun mutasi. Perlu diketahui, saat ini Pacitan bisa dibilang krisis tenaga guru.
Karena itu, belum lama ini banyak guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang mendapatkan pengangkatan di luar daerah, ia upayakan bisa kembali pulang kampung.
“Kita ini memang kekurangan tenaga guru. Jadi tidak serta merta ketika ada guru bermasalah dengan anak didiknya, lantas dijatuhi sanksi atau dimutasi. Kita cermati dulu bagaimana alur peristiwanya. Dan yang lebih mendasar, kita akan kedepankan upaya pembinaan. Baik kepada guru maupun siswa didiknya,” tukas dia. (Red/yun)

Tinggalkan Balasan