Liputan BERITA

Satroni Warung Kelontong Di Desa Widoro Pacitan, Pemuda Bertato Bonyok Dihadiahi Bogem Mentah Oleh Warga

Ditulis oleh Liputan68 pada 22 Maret 2024 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Kekhusyukan bulan suci Ramadhan kembali ternoda atas aksi pencurian yang dilakukan oleh pemuda bertato di kawasan Desa Widoro, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jum’at (22/3).

Informasi sementara yang didapat dari salah seorang warganet, Maryani, aksi pencurian itu berlangsung di sebuah toko kelontong milik saudara Budiono, yang beralamatkan di RT 02/RW 01, Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, atau tepatnya di depan tempat pemakaman umum (TPU) Tumpuk.

Menurut Maryani saat dikonfirmasi melalui jaringan pribadi aplikasi chatting WhatsApp, pelaku dengan sekujur tubuh dipenuhi tato itu sempat membobol pintu dan masuk ke toko klontong.

“Sebelum berhasil menggondol barang hasil curiannya, pelaku sempat kembali keluar. Saat itulah aksi penjahat tersebut di ketahui salah satu warga dan di tangkap oleh si pemilik warung bernama Pak Budiono. Kepada warga pencuri tersebut mengaku berasal dari Semarang, Jateng,” ujar Maryani.

Dari unggahan video berdurasi 0.11 detik yang diterima media, pelaku sepertinya sempat mendapatkan bogem mentah dari warga hingga mulutnya sobek dan mengeluarkan darah.

Tak hanya itu, sejumlah warga meminta kepada pencuri untuk berguling-guling dan merayap di aspal jalan.

Nampak dari tayangan video tersebut, pelaku berperawakan gempal dengan tubuh dipenuhi tato. Usia pelaku diperkirakan sekitar 30 tahunan, dengan rambut sedikit cepak dan gelombang.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengumpulkan sejumlah alat bukti, berikut mengamankan pelaku dari amuk massa. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian