PAD Pariwisata Pacitan Terus Meroket, Semester I 2026 Tembus Rp6,67 Miliar
Pacitan,Liputan68.com-Sektor pariwisata kembali menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pacitan. Hingga akhir Juni 2026 atau memasuki penghujung semester pertama, realisasi PAD dari sektor ini telah mencapai sekitar Rp6,672 miliar, atau lebih dari 60 persen dari target tahunan yang ditetapkan pemerintah setempat.
Capaian tersebut menunjukkan tren yang sangat positif sekaligus menjadi yang tertinggi dibandingkan periode yang sama dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, realisasi PAD pada Juni 2023 tercatat sebesar Rp4,013 miliar, meningkat menjadi Rp4,56 miliar pada 2024, lalu Rp4,83 miliar pada 2025. Sementara pada Juni 2026, angka tersebut melonjak signifikan hingga menembus Rp6,672 miliar.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Pacitan, Munirul Ichwan, mengatakan peningkatan pendapatan tersebut merata hampir di seluruh destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Pacitan. Namun, dua destinasi unggulan, yakni Pantai Klayar dan Watu Karung, masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perolehan PAD.
“Capaian tertinggi ada di Pantai Klayar dan Watu Karung,” ujar Munirul saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan mendongkrak pendapatan daerah tidak lepas dari strategi promosi yang terus diperkuat melalui berbagai platform media sosial. Langkah tersebut dinilai efektif meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di Pacitan.
“Upaya kita dengan memasifkan promosi melalui berbagai platform media sosial,” jelasnya.
Selain promosi, mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pacitan itu menuturkan, penguatan tata kelola manajemen internal juga menjadi faktor penting yang mendorong optimalisasi pendapatan sektor pariwisata.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Munirul optimistis target PAD sektor pariwisata tahun 2026 sebesar kurang lebih Rp11 miliar dapat direalisasikan hingga akhir tahun.
“Tahun ini target PAD kita ditetapkan sebesar kurang lebih Rp11 miliar. Insyaallah bisa tercapai,” pungkasnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan