Liputan BERITA

Dekranasda Pacitan Dikukuhkan, Bupati Dorong Kerajinan Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Lebih Luas

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 29 September 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pacitan masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran kerajinan lokal sebagai bagian dari penggerak ekonomi kreatif sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM di Pacitan.

Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari kemampuan dalam menggali, mengolah, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh komponen daerah, termasuk Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor kerajinan.

“Dekranasda Kabupaten Pacitan merupakan lembaga independen dan nirlaba yang hadir sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan,” ujar Bupati dalam acara pengukuhan Pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan masa bakti 2025–2030, Selasa(29/9).

Bupati menjelaskan, Dekranasda memiliki peran penting dalam menggali, melindungi, melestarikan, membina, sekaligus mengembangkan seni kerajinan yang berbasis pada warisan nilai budaya bangsa.

Peran tersebut, lanjutnya, tidak semata-mata berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan para perajin.

Pacitan sendiri memiliki beragam potensi kerajinan yang telah menjadi bagian dari identitas daerah. Mulai dari Batik Pace, batu mulia, gerabah, kerajinan bambu, kayu, hingga berbagai produk kerajinan lainnya.

Potensi tersebut dinilai perlu terus dikembangkan dengan pendekatan yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

“Batik Pace, batu mulia, gerabah, olahan bambu, kayu, dan lain sebagainya harus bisa kita kembangkan, lestarikan, dan promosikan secara lebih luas,” tegasnya.

Menurut Bupati, penguatan sektor kerajinan bukan hanya bertujuan agar produk-produk lokal semakin dikenal, tetapi juga bagaimana setiap produk mampu memiliki nilai tambah ekonomi dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap kepengurusan Dekranasda yang baru dapat membangun sinergi yang semakin kuat dengan pemerintah daerah, para perajin, pelaku UMKM, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergitas tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih dihadapi para perajin, sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.

“Diharapkan industri kreatif kerajinan bisa semakin naik kelas. Setiap permasalahan yang menghambat bisa segera dicarikan solusinya,” katanya.

Lebih jauh, Bupati menempatkan peningkatan daya saing produk sebagai salah satu kunci agar kerajinan Pacitan mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Produk lokal, menurutnya, perlu terus didorong agar tidak hanya kuat dari sisi nilai budaya dan kreativitas, tetapi juga memiliki kualitas, daya saing, serta kemampuan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Di hadapan jajaran pengurus Dekranasda yang baru dikukuhkan, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar amanah dalam menjalankan tanggung jawab selama masa bakti 2025–2030.

Ia berharap seluruh pengurus senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mampu mewujudkan peningkatan kinerja dan sinergitas para perajin di Kabupaten Pacitan.

“Selamat bertugas dan selamat bekerja. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan meridai segala upaya kita semua,” pungkasnya.

Dengan pengukuhan kepengurusan baru tersebut, Dekranasda Pacitan diharapkan semakin mampu menjadi ruang kolaborasi untuk merawat warisan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Kerajinan lokal tidak berhenti sebagai karya yang bernilai estetika, tetapi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mengangkat nama Pacitan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian