Antisipasi Penyebaran Wabah DBD, Puskesmas Banjar Agung Bersama GARDU TEC Lakukan Fogging Di Desa Margodadi Jati Agung Lampung Selatan
Jati Agung-Lampung Selatan, LIPUTAN68.COM | Guna menanggulangi dan mencegah berkembangbiaknya nyamuk jenis Aedes Aegypti, petugas kesehatan dari Puskesmas Banjar Agung terus melakukan giat Fogging dilingkungan sekitar rumah warga. Fogging kali ini dilakukan di Desa Margodadi Dusun 5 Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jum’at (20/3/2020).
Fogging dilakukan sebagi langkah tindak-lanjut Puskesmas Karang Anyar dari informasi dan laporan warga, sebelumnya telah dilakukan Fogging juga di Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kamis (19/3/2020).
Selain petugas kesehatan Banjar Agung, turut serta dalam agenda Fogging tersebut Kepala Dusun 5 Desa Margodadi, Naproni selaku KAUR setempat dan Maria Agata Wartinem Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Partai Golkar.
Kepada kantor berita Jarrakpos, Maria yang juga anggota tim Gerakan Aspirasi Rembuk Desa Unggul (GARDU) Tony Eka Candra (TEC) mengatakan telah ada korban akibat nyamuk Aedes aegypti tersebut, warga yang merupakan suami-istri menjadi korban demam berdarah atau demam dengue (DBD) di Desa Margodadi.
“Telah ada korban meninggal dunia karena serangan nyamuk Aedes aegypti akibatnya warga mengalami demam berdarah, warga yang terkena DBD itu suami Istri, sebelumnya sempat dirawat di Rumah sakit Urip Sumoharjo, sedangkan istrinya masih dirawat di rumah”, terangnya.
Lebih lanjut Maria menambahkan, “selain Fogging saya melakukan koordinasi dengan Dr. Affan selaku Kepala Puskesmas Banjar Agung, warga juga membutuhkan Abate untuk dibagikan di setiap RT, terang Maria kepada Jurnalis melalui sambungan telepon. /Lpt
Editor ; Eno (SA)

Tinggalkan Balasan