Liputan PENDIDIKAN

Abdul Kadir Karding Desak Kemendikbud Cabut Bantuan Pendanaan untuk Tanoto dan Sampoerna Foundation

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Juli 2020 โฑ๏ธ 2 Menit Baca

JAKARTA – LIPUTAN68.COM – Masuknya Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation sebagai penerima dana Program Organisasi Penggerak (POP) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendapatkan kecaman dari banyak pihak.

Hal itu membuat dua ormas Islam besar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah memutuskan angkat kaki dari POP.

Kedua ormas tersebut menilai, POP sudah tidak jelas.

Demikian disampaikan mantan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding kepada RMOL, Jumat (24/7/2020).

โ€œSaya kira itu satu benang kusut yang harus diurai oleh Nadiem. Kalau tidak, maka saya kira kalau NU dan Muhammadiyah mundur itu problem besar untuk program ini,โ€ ujarnya.

Selain itu, Karding juga mendesak Nadiem agar mencabut dua CSR besar itu.

Menurutnya, seharusnya Sampoerna dan Tanoto yang menyumbang untuk pendidikan Indonesia bukan malah negara yang memberikan mereka fasilitas.

โ€œKalau saya sih cabut saja bantuan pada perusahaan besar itu,โ€ ujarnya.

Karding juga menyebut bahwa semestinya kedua perusahaan itulah yang ikut membantu negara.

โ€œUntuk apa? Enggak ada gunanya. Mereka yang harus bantu kita dong, saya kira gitu,โ€ tutupnya.

Sumber: pojoksatu.com

(M-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian