Liputan DAERAH

Peringati WCUD, Relawan TKP dan Paskhaskibra Bersihkan Lingkungan SMAN 15 Medan

Ditulis oleh Liputan68 pada 18 September 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Yayasan Tempat Kita Peduli (TKP) bersama Pasukan Khas Pengibar Bendera SMA Negeri 15 Medan atau Paskhaskibra SMAN 15 Medan berkolaborasi menyelenggarakan ‘School Cleanup’ di SMA Negeri 15 Medan, Sabtu (16/9/2023).

Penyelenggaraan aksi bersih bersama ini merupakan bagian dari rangkaian World Cleanup Day (WCUD), yaitu kegiatan bersih-bersih serentak terbesar tahunan di dunia yang diperingati setiap September.

WCUD 2023 SMAN 15 Medan ini melibatkan lebih dari 50 orang pasukan dari Paskhaskibra SMAN 15 Medan dan relawan Yayasan TKP.

Aksi ini diharapkan menjadi momentum untuk mengedukasi generasi penerus dalam menjaga dan memelihara lingkungan. Dalam aksi tersebut juga berhasil mencegah 83 kilogram sampah mencemari lingkungan sekolah yang menjadi rumah pendidikan bagi penerus bangsa.

Jumlah sampah yang terkumpul tersebut terdiri atas 35 kg sampah organik, 41 kg sampah anorganik, dan 7 kg sampah lainnya.

Adapun tema besar dari kegiatan World Cleanup Day 2023 adalah ‘Pilah Sampah dari Rumah Menuju Sirkular Ekonomi’ yang dimaknai sebagi upaya bersama dalam menanggulangi masalah sampah, terutama sampah plastik, dengan menggiatkan pemilahan sejak dari sumber.

Pemilahan sendiri merupakan kunci awal dari proses pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular karena mampu membantu proses pengelolaan dan penyerapan oleh industri daur ulang.

Aksi bersih-bersih ini juga guna mewujudkan misi Indonesia asri. IST

Dengan membiasakan pemilahan sampah, masyarakat telah mendorong perpanjangan usia material dengan menjaga nilai sampah sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam rantai ekonomi sirkular.

School Cleanup ini juga melakukan pemilahan dan pengolahan sampah plastik menjadi ‘Ecobrick’. Dimana nantinya Ecobrick akan dijadikan barang yang memiliki nilai seperti bangku ecobrick, meja ecobrick dan diharapkan bisa digunakan untuk di taman sekolah atau bahan pembelajaran siswa dalam program Adywiyata. Dan sampah lainnya diletakkan ke Bank Sampah Sekolah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk belajar bagi peserta WCUD 2023 yang dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, dan menjadi pengingat kembali kepada generasi penerus dalam hal gotong royong. Semoga bersama kita bisa mewujudkan #IndonesiaAsri,” kata Syukur Ricky Roy selaku Ketua Yayasan TKP.

Ketua Paskhaskibra SMAN 15 Medan, Royas R Sinaga, menambahkan bahwa ini adalah kali pertama anggota Paskhaskibra SMAN 15 Medan mengikuti kegiatan seperti ini.

“Pasukan banyak yang antusias. Jadi memang kegiatan ini selaras dengan misi organisasi kami dimana menciptakan anggota ataupun pasukan yang dapat menanamkan dan menerapkan disiplin, serta membangun rasa cinta tanah air dan bangsa dengan menjaga dan melestarikan lingkungan yang asri,” ucapnya.

Pihaknya berharap lewat kegiatan ini dapat menjadi pemantik bagi seluruh generasi muda dalam menjaga budaya bergotong royong dan melestarikan kebersihan agar terciptanya Indonesia asri. (REL)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian