Liputan BERITA

Marak warga mudik lebaran Idul Adha ditengah tingginya lonjakan Covid-19, Bagaimana menyikapinya?”

Ditulis oleh Liputan68 pada 3 Agustus 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

“Marak warga mudik lebaran Idul Adha ditengah tingginya lonjakan Covid 19. Bagaimana menyikapinya?”

Senin, 03 Agustus 2020

Jakarta – LIPUTAN68.com – Lewat diskusi Interaktif Pakar Komunikolog UPH Dr. Emrus Sihombing Dalam Wawancaranya lewat sambungan Radio Elshinta dini hari pukul 00 – 01 Pagi tadi menjelaskan tentang masyarakat Indonesia banyak yang mudik di hari raya Idul Adha dikarenakan masyarakat indonesia adalah masyarakat yang Kolektip yang sudah menjadi adat budaya mengunjungi sanak sodara atau keluarga.

Emrus menegaskan bahwa masyarakat Indonesia mesti disiplin dan menerapkan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 ditengah Era New Normal ini, dan Mengedepankan kesadaran karena pasti masyarakat banyak berinteraksi untuk kepentingan-kepentingan Ekonomi dan suasana Kehangatan berkumpul dengan Keluarga.

Disamping Pemerintah yang tidak mungkin terus menerus Membatasi PSBB dan menerapkan aturan yang keras kepada masyarakat melainkan kesadaran masyarakatlah yang harus ditingkatkan dan betul-betul diperhatikan.

Contohnya jangan sampai bermunculan Klaster-klaster baru di Instansi kantor pemerintahan baru-baru kemarin yang saya ketahui, Karena pemerintah sudah mewajibkan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan memakai Face Shield atau pelindung wajah.

Dan Emrus juga menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor yang mudik ataupun yang arus balik yang berboncengan lebih dari dua orang, Hal inilah yang menyebabkan ketidak sadaran masyarakat yang mesti diperhatikan.

Begitupun untuk yang mudik mengendarai pakai kendaraan mobil, apakah mereka menerapkan Protokol kesehatan dengan tata cara duduk penumpang itu disesuaikan dengan mendisiplinkan diri,?.” Saya pikir masih belum pasti masyarakat melakukan hal itu yang saya ketahui di media sosial karena Virus Covid ini tidak mengenal Sodara atau siapapun ketika satu orang bersentuhan dengan yang lainnya, ujar Emrus.

Emrus pun memberikan pandangan konprehensif, kritis dan sangat solutif tentang Manajemen Komunikasi Pemerintah dalam Penanganan Covid-19.

 

Narasumber:
Dr. Emrus Sihombing
Komunikolog dari Pascasarjana Universitas Pelita Harapan

Editor : SF

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian