SERIRIT-LIPUTAN68.COM – Tampaknya gumi Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, lagi murka. Hanya dalam hitungan hari, dua nyawa di Kawasan tewas karena tenggelam.
Pertama, hari Minggu (27/9/2020) sore pukul 17.30, seorang siswa kelas 5 SD Sidatapa, Kecamatan Banjar Buleleng, Bali, tenggelam di kolam renang Water Park Seririt. Kedua, Rabu (30/9/2020) sore jam yang sama yakni 17.30 wita kembali terjadi kejadian yang sama.
Kali ini seorang pekak (kakek) berusia 81 tahun asal Banjar Dinas Sema, Desa Patemon, Kecamatan Seririt yang tenggelam di Tukad (Sungau) Saba yang melintasi Desa Patemon. Pekak bernasib naas itu adalah Wayan Mara.
Bagaimana ceritanya? Informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa pada hari Rabu (30/9/2020) pagi sekitar pukul 06.00 Wita korban yang sudah lansia dan mengalami sakit bingung, diketahui oleh putrabya bernama Kadek Sama, 46, melihat kamar korban sudah dalam keadaan kosong.
Kemudian, Sama yang sehari-hari berprofesi teknisi itu bersama keluarga berusaha mencari di sekitar Desa Patemon. “Dan juga menginformasikan melalui facebook,” jelas Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, SH, kepada media ini Rabu (30/9/2020) petang.
Kemudian sore hari, beber Sumarjaya, saksi mendapat informasi dari warga bahwa korban ditemukan warga tenggelam di Tukad atau Sungai Saba. Saksi dan keluarga langsung menuju TKP dan sampai di TKP, saksi menemukan korban memang tenggelam di sungai dan dengan dibantu warga memindahkan korban ke tepi sungai.
