PERBEKEL PUTU MARA DUKUNG PETANI BUDIDAYA PORANG DI KUB SARI AMERTA JATI

SELAT-LIPUTAN68.COM – Tamanan porang kini menjadi primadona di kalangan petani di Bali. Termasuk para petani di Banjar Dinas Witajati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Para petani dari Banjar Dinas Witajati itu pun menghimpunkan diri dalam satu kelompok usaha bersama yang diberi nama KUB Sari Amerta Jati yang bergerak di usaha budidaya porang.

Menariknya KUB Sari Amerta Jadi menjadi satu-satu KUB yang bergerak di bidang budidaya tanaman porang di Bali, dan sekaligus menjadi Desa Selat sebagai pilot project budidaya porang di Pulau Dewata.

Jumat (16/10/2020) siang KUB Sari Amera Jati dikukuhkan oleh Perbekel Desa Selat Putu Mara, di Balai Banjar Witajati, Desa Selat. Istimewanya, pelantikan dan pengukuhan pengurus KUB Sari Amerta Jati dihadiri perwakilan DPN HKTI yang diketuai oleh Jenderal TNI (Purn) Moeldoko itu. Perwakilan DPN HKTI adalah Ibu Riri. Hadir pula Dirut PT Porang Bali Dewata, Made Teja, S.Sos.

Pada kesempatan itu Perbekel Putu Mara menyatakan dukungan dan apresiasinya atas berdirinya KUB Sari Amerta Jati. Ia menyatakan KUB Sari Amerta Jati menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain yang ada di Desa Selat. Terutama dari aspek legalitas organisasinya. “Ini luar biasa, karena baru pertama kali saya diundang menghadiri dan mengukuhkan pengurus kelompok tani di Desa Selat,” ujar Perbekel Mara disambut tepuk tangan meriah.

Perbekel Mara meminta masyarakat di Desa Selat, kalau hendak mendirikan kelompok tani atau KUB jangan hanya formalitas tetapi harus resmi melalui pengukuhan yang disaksikan pejabat seperti KUB Sari Amerta Jati ini.

“Di Desa Selat banyak sekali kelompok tani, tapi kadang-kadang hanya formalitas. Saya selaku perbekel ke depan saya tidak akan mau menandatangani suratnya kelompok yang hanya formalitas,” tandas Perbekel Mara.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa sangat mendukung usaha budidaya porang di Desa Selat. Bahkan ia berjanji akan menjadikan Desa Selat sebagai pilot project budidaya tanaman porang di Bali. “Kami selaku perbekel mendukung serratus persen,” tandasnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *