Liputan BERITA

Monika Sozanska ; Atlet Anggar Cantik Asal Jerman yang Putuskan Pensiun Ketika di Bali

Ditulis oleh Liputan68 pada 12 Desember 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

BALI – LIPUTAN68.com – Atlet anggar asal Jerman, Monika Sozanska baru-baru ini menyatakan pensiun dari cabang olahraga (cabor) yang sudah membesarkan namanya selama hampir 20 tahun. Menariknya, keputusan ini diambil ketika sedang terjebak di Bali, Indonesia.

Ya, Monika saat ini sedang menetap di Bali, tepatnya sejak Maret 2020. Dia bersama kawan-kawannya berada di Pulau Dewata untuk berlibur sejenak dan merayakan ulang tahunnya yang jatuh pada 13 Maret lalu.

Akan tetapi, ketika Monika merayakan milad yang ke-37, malapetaka datang berupa pandemi virus Corona. Itu membuatnya tidak bisa keluar lagi dari Indonesia, dan tentunya juga dari Bali.

Monika lalu berusaha bertahan di Bali. Namun, dia malah jatuh hati dengan Pulau Dewata. Karena sangat menikmati tinggal di Bali, tiba-tiba saja dia memutuskan untuk pensiun sebagai atlet anggar andalan Jerman.

Padahal Monika sebelumnya sudah berniat mewakili Jerman untuk tampil di cabor anggar saat Olimpiade Tokyo 2020 digelar pada tahun depan. Namun, renancan itu urung dilakukan karena dia sudah keburu betah tinggal di Bali.

Selama di Bali, Monika melakukan banyak hal untuk menghibur diri. Baik dari jogging, melintasi sawah, berenang di pantai, beryoga di lokasi-lokasi yang instagram-able, bermain tenis, belajar berselancar, dan tentunya berlatih anggar.

Monika sebenarnya mengaku cukup berat memutuskan pensiun ketika di momen seperti sekarang ini. Namun, dia merasa harus menyudahi kariernya yang indah. Monika menyatakan sangat menikmati masa-masa saat masih menjadi andalan Jerman di cabor anggar.

β€œSaya memiliki karier anggar yang sangat panjang dan sukses dengan semua pasang surutnya. Itu adalah saat yang menyenangkan, meski tidak selalu mudah. Tapi saya menyukai hal tersebut di atas segalanya,” kata Monika.

Monika sempat di menjadi runner-up pada Kejuaraan Duni Anggar di Paris pada 2010 dan berada di urutan ke-10 saat tampil di Olimpiade 2012 di London. β€œKini saya memutuskan untuk mengakhiri karier anggar saya,” lanjutnya, dikutip dari op-online.

Monika sempat tidak bisa melanjutkan kesuksesan klub anggar Offenbach dalam tiga tahun terakhir, karena mengalami cedera lutut yang serius. Meski demikian, dia memuji klub tradisional Offenbach yang sudah membantunya berkembang.(1-M)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian