Pacitan- Badai pandemi global coronavirus disease covid-19, membuat semua sektor usaha di Pacitan, lesu. Bahkan bisa dibilang, banyak dari mereka yang mengatakan, ibarat hidup segan mati tak mau.
Namun begitu, mereka harus tetap tegar. Mengigat keperluan dapur tak bisa untuk ditunda.
Hal tersebut seperti diungkapkan, salah seorang pertukangan emas, Pramono. Pria paruh baya yang sudah puluhan tahun menekuni dunia reparasi emas dan perak ini, harus ikut terdampak badai coronavirus. “Semua pertukangan emas disini, lesu Mas (wartawan, Red). Selama coronavirus belum pergi, semua usaha pasti lesu sepeti ini,” tutur Pramono, yang membuka usaha disebuah gang sempit, timur gedung Penggadaian Pacitan, Selasa (16/3).
