Liputan68.com | Pemerintah Indonesia membuat kesepakatan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dikenal dengan negara China untuk mengimpor sarang burung walet dari Indonesia senilai US$ 1,13 miliar atau lebih dari Rp 16 triliun.
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke China.
Seperti diketahui, sarang burung walet merupakan ‘harta karun’ yang selama ini belum dimaksimalkan ekspornya.
“Jadi bisa saya laporkan di sini bahwa kita tadi menyepakati setidaknya 5 perusahaan yang akan mengimpor sarang burung walet dari Indonesia ,” katanya saat kunjungannya di China, Jumat (2/4/2021) yang di lansir dari Industri.co.id.
Mendag Lutfi juga menjelaskan, Indonesia juga akan melakukan ekspor dan investasi untuk produk furnitur dari sandalwood (cendana) serta furnitur lainnya sejumlah US$ 200 juta.

