Edy Rahmayadi Tegaskan Pemprov Sumut tak Cari Untung Setelah Relokasi PKL
MEDAN — LIPUTAN68.COM — Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meninjau kantin atau kafetaria di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (15/2/2022).
Kafetaria diisi para pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan sebelah kantor Gubsu, Jl. RA Kartini Medan tanpa biaya sewa lapak.
“Saya pastikan ini tempatnya gratis, tanpa dipungut biaya apa pun kepada pedagang,” ujar Gubsu Edy.
Edy meninjau beberapa fasilitas ruangan di kantor Gubsu termasuk ruang wartawan dan kafetaria yang baru dibuka dua hari.
Menurutnya, selama setahun pelaku usaha diberi tempat dan fasilitas memadai secara gratis. Lalu di tahun berikutnya, baru dikenakan biaya namun bukan untuk menyewa tempat melainkan biaya perawatan sarana kafetaria.
“Jadi bukan sewa, karena pemprov bukan mau cari untung di sini. Karena tempat ini kan juga harus mereka rawat, lampunya, airnya dan fasilitas (milik bersama) yang ada di sini,” ungkap mantan Pangkostrad itu.
Kunjungan tersebut pun dimaknai Edy dengan sebutan ‘Selamatan Pembukaan Kafetaria Kantor Gubernur’, yang beroperasi sejak Senin kemarin. Dan kini pedagang bisa berusaha di tempat yang jauh lebih baik dan nyaman, terutama bagi pelanggan yang biasanya duduk di warung tepi jalan, di atas drainase.
“Jadi tak perlulah terima kasih, yang penting pedagang ini jalan (usahanya). Karena sejak lama kita ingin jika ada penggusuran, biar dicarikan solusinya. Seperti ini, mereka kan mau cari makan juga,” katanya yang menilai upaya membantu pedagang merupakan tugas pemerintah.
Edy pun mengunjungi setiap lapak dagangan yang ada di lokasi kafetaria tersebut. Sembari melihat kondisi sekitar dan memberikan saran agar beberapa perabotan, susunan barang sampai kenyamanan di dalamnya terus disempurnakan.
Mengapresiasi perhatian Gubernur Edy, seorang pedagang minuman, Ade atau akrab disapa Bang Adek, mengaku terharu karena tempat mereka kini jauh lebih baik dari sebelumnya. Selama puluhan tahun berjualan sebagai PKL, akhirnya ia dan rekan yang lain ditempatkan di dalam gedung yang sangat laik.
“Kami puluhan tahun berjualan, pak, kalau hujan banjir, bocor. Kalau terik, cuaca panas. Sekarang sudah di sini, kami sangat bersyukur, pak. Terima kasih banyak, pak,” ujar Bang Adek.
Mereka pun meyakinkan Gubsu akan merawat kafetaria itu dengan baik, dan membuat pelanggan nyaman berada di dalamnya.
Sebelumnya, Gubernur juga meninjau beberapa ruangan, seperti ruang wartawan. Ia meminta agar tempat berkumpulnya para awak media, ditata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan indah dipandang.
Ia juga mengingatkan agar para wartawan menjaga kebersihan di lingkungan kantor gubernur. (LM-02)
TEKS FOTO
MENINJAU: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meninjau kantin (kafetaria) di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (15/2/2022). Kafetaria yang baru dibuka tersebut, diisi para PKL yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan sebelah kantor gubernur, tanpa biaya sewa. DISKOMINFO SUMUT

Tinggalkan Balasan