Liputan BERITA

Arahan Penting Presiden Jokowi Pada Sidang Kabinet Pasca Libur Panjang

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 Mei 2022 • ⏱️ 2 Menit Baca

Jakarta – Liputan68.com – Pada Senin, (09/05/2022), bertempat di Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahan penting kepada para menteri dan pimpinan lembaga negara dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Kepada para menterinya, Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah arahan penting, antara lain mencakup penanganan pandemi Covid-19 dan respon gejolak ekonomi global.

“Saya ingin kita semuanya tetap konsentrasi pada masalah yang berkaitan dengan pandemi dan juga yang berkaitan dengan gejolak ekonomi global yang sampai saat ini belum berhenti, belum selesai, dan itu menimbulkan ketidakpastian pada ekonomi semua negara,” ucap Presiden.

Arahan pertama yaitu mengenai penanganan pandemi Covid-19, Kepala Negara memastikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih terus diterapkan meskipun kasus aktif harian di Indonesia sudah menurun.

“Jadi, tolong setelah ini, disampaikan PPKM tetap berlanjut sampai betul-betul kita yakin bahwa Covid ini seratus persen bisa kita kendalikan,” ungkap presiden.

Arahan kedua mengenai manajemen arus mudik dan arus balik Lebaran.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran kementerian, Polri, dan TNI yang telah bekerja sama dengan baik sehingga arus mudik dan arus balik dapat berjalan dengan lancar.

Selanjutnya arahan yang ketiga adalah berkaitan dengan kewaspadaan terhadap gejolak ekonomi global akibat perang Ukraina dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Presiden meminta jajarannya untuk mengikuti secara detail mengenai pengelolaan ekonomi makro dan mikro, utamanya yang berkaitan dengan pangan dan energi.

“Saya sudah minta kemarin pada Pak Seskab agar setiap minggu seperti kita lakukan rapat terbatas mengenai PPKM ini juga sama urusan pangan, urusan energi harus juga dilakukan mingguan. Karena betapa pentingnya pengelolaan dua hal ini bagi stabilisasi, stabilitas ekonomi kita, utamanya stabilitas harga dan barang-barang pokok rakyat,” lanjut Presiden.

Yang keempat, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengingatkan pentingnya kepekaan tinggi terkait krisis yang ada di Indonesia, mulai dari musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan, hingga penyakit kuku dan mulut yang menyerang hewan ternak di tanah air.

Presiden meminta Menteri Pertanian untuk melakukan karantina dan menerapkan sistem zonasi lockdown agar pergerakan ternak dapat dicegah dengan baik.

“Saya juga minta Kapolri betul-betul menjaga ini di lapangan mengenai pergerakan ternak dari daerah-daerah yang sudah dinyatakan ada penyakit mulut dan kuku. Bentuk satgas sehingga jelas siapa nanti yang bertanggung jawab,” tegas presiden.

Arahan yang kelima, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya percepatan realisasi belanja APBN, APBD, dan BUMN yang berdampak kepada ekonomi rakyat.

Dan yang terakhir, mantan Walikota Solo tersebut meminta para jajarannya untuk tetap fokus bekerja pada tugas masing-masing meskipun tahapan Pemilu 2024 sudah akan dimulai pada pertengahan tahun ini.

“Agar agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas kita bersama betul-betul bisa kita pastikan terselenggara dengan baik, pemilu terselenggara dengan baik, lancar dan tanpa gangguan,” pungkas Presiden Jokowi.(SS)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian