Jakarta – Liputan68.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meminta Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU mengkaji wacana ganja untuk kebutuhan medis.
“Nanti akan kita minta Lembaga Batshul Masail untuk bicarakan soal ini,” kata Yahya di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (28/06/2022).
Yahya mengatakan pihaknya tak bisa terburu-buru mengambil keputusan soal wacana tersebut. Ia mengaku harus mendengar terlebih dulu kajian dari para ahli kesehatan.
“Kita kan cara kita menyikapi masalah secara keagamaan kita harus tahu dulu seluk beluk masalahnya seperti apa, baru kita,” tambahnya.
Yahya menjelaskan Lembaga Batshul Masail PBNU selama ini kerap mengundang dan mendengarkan kajian para ahli terkait isu atau topik tertentu. Hasil para ahli itu, tambah dia, nantinya akan dikaji mendalam dan diambil keputusan akhir sesuai koridor ajaran agama Islam.

