Liputan BERITA

Kasus DM Yang Menyerang Ratusan Anak-anak Di Surabaya, Lebih Disebabkan Pola Hidup Dan Kerusakan Fungsi Pankreas. Ini Penjelasan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Februari 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan – Dunia kesehatan sedikit terhenyak, seiring temuan kasus penyakit diabetes melitus (DM) yang menyerang ratusan anak di Surabaya.

Tentu persoalan ini tak bisa di pandang remeh, meski penyakit tersebut lebih dipengaruhi pola hidup seseorang serta kerusakan fungsi organ vital.

Yang menjadi atensi khusus, mengingat kasus penyakit tersebut menyerang anak-anak usia sekolah. Lantas bagaimana dengan Pacitan?

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Nurfarida mengatakan, adanya kasus DM yang menyerang anak-anak, rata-rata adalah DM tipe 1 yang di pengaruhi oleh faktor keturunan ataupun adanya kerusakan pankreas.

“Sampai saat ini jumlah tersebut di kabupaten Pacitan tidak banyak.
Sedangkan untuk tipe 2 sebagian besar menyerang usia dewasa yang sangat dipengaruhi faktor pola hidup,” katanya menanggapi temuan kasus DM yang menyerang anak-anak di Surabaya, Jumat (24-02-2023).

Menurut pejabat yang juga berprofesi sebagai dokter gigi jebolan Universitas Airlangga Surabaya ini, kalaupun ada kasus DM yang menyerang anak-anak, itu lebih disebabkan dari faktor keturunan dan rusaknya fungsi pankreas.

“Khusus anak karena faktor keturunan maupun rusaknya fungsi pankreas,” jelas Nurfarida.

Lantas apa langkah-langkah preventif yang dilakukan agar anak-anak tidak terserang DM? Nurfarida menegaskan, perlunya memperbaiki pola hidup secara sehat. “Kita harus berupaya untuk memperbaiki pola hidup secara sehat,” tukasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian