Telur Ayam, Bawang Merah Dan Putih Jadi Stimulus Deflasi Di Pacitan
Pacitan- Beberapa waktu lalu, harga telur ayam, bawang merah dan putih menjadi stimulus pergerakan inflasi daerah.
Namun belakangan, ketiga komponen komoditi bahan pokok itu, justru berbalik dan menjadi penyumbang terjadinya deflasi hingga0, 043 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Kabag Perekonomian Setkab Pacitan, Sugeng Santoso, Kamis (15/6).
Sugeng menerangkan, salah satu indikator untuk menentukan tingkat inflasi ataupun deflasi adalah perkembangan indeks perkembangan harga (IPH). “Indeks Perkembangan Harga (IPH) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen untuk 20 komoditas terpilih, khususnya di daerah perkotaan,” kata dia.
Perubahan IPH dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan IPH..
Bulan Juni 2023 pada minggu 1, Kabupaten Pacitan mengalami deflasi sebesar -0,043 persen,. Perubahan Indeks Perkembangan Harga, bila dilihat menurut provinsi, Kabupaten Pacitan menempati urutan ke 27 di Provinsi Jawa Timur.
Kabupaten yang perubahan IPH nya tertinggi di Jawa Timur adalah Kota Blitar yaitu sebesar 2,928 persen, sementara yang terendah adalah Kabupaten Bojonegoro yaitu sebesar -2,901 persen.
Sementara bila dilihat secara nasional, kabupaten Pacitan menempati urutan ke 278, kabupaten yang IPH nya tertinggi adalah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi yaitu sebesar 9,193 persen, dan Kabupaten yang IPH nya terendah adalah Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu sebesar -8,619 persen.
“Pada minggu 4 bulan Mei terlihat bahwa komoditas yang mengalami kenaikan pada minggu 1 Juni adalah cabai merah, cabai rawit dan bawang putih, komoditas yang tidak mengalami perubahan/stabil adalah beras, dan daging sapi, sementara komoditas yang mengalami penurunan adalah minyak goreng, daging ayam, telur ayam ras, dan bawang merah,” tukasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan