Dikhianati Sahabatnya, Demokrat Kian Bertaji. Duet Ganjar-AHY Mulai Mengemuka?
Pacitan,Liputan 68.com- Dikhianati mitra koalisinya, tak lantas membuat Demokrat ciut nyali. Justru sebaliknya, Partai Politik yang pernah menghantarkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden RI selama dua periode tersebut, kian bertaji.
Merunut informasi yang sampai ke meja redaksi, detik ini Demokrat tengah merancang strategi baru, untuk mengadapi Pileg maupun Pilpres 2024. Soal koalisi, partai Pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, hampir bisa dipastikan akan melepas dari lingkaran koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah dibangunnya bersama PKS dan NasDem.
“Tentu kami sakit hati. Sebagai manusia dan sangat manusiawi ketika ditelikung oleh sahabatnya sendiri. Namun bukan berarti kami (Demokrat) lantas ciut nyali. Kami tetap tegar dan seolah mendapat kebangkitan kedua untuk menyongsong Pileg maupun Pilpres 2024,” ujar sumber dilingkaran Demokrat yang meminta tidak dipetikan jati dirinya dalam pemberitaan media, Senin (4/9).
Lantas bagaimana startegi politik Demokrat selanjutnya? Sumber tersebut menegaskan, saat ini Ketua Umumnya, AHY masih melakukan beberapa kajian dengan mempertimbangkan aspirasi dan masukan dari kader, simpatisan dan juga masyarakat luas.
Bisa merapat ke kandang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, atau merajut kemesraan dengan Ganjar Pranowo dan jajaran PDI-P bersama PPP yang telah lebih dulu menjadi salah satu parpol pendukungnya.
Diakuinya, kubu Ganjar dipandangnya sebagai salah satu jalur politik bagi Demokrat yang dinilai lebih nyaman dan sangat terbuka. Apalagi belum lama ini, Ketua Umum DPP PDI-P, Puan Maharani, juga pernah melakukan silaturahmi politik dengan AHY. Dan menyampaikan ke publik, kalau AHY masuk dalam bursa calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo.
“Demokrat dan PDI-P punya sejarah positif di era pemerintahan Megawati silam. Kami tidak saling ganggu. Namun kubu Prabowo juga menjadi alternatif,” jelas sumber tersebut.
Kemudian opsi lain, Demokrat akan lebih concern dengan penguatan kelembagaan partai menghadapi perhelatan Pileg. Dengan harapan, suara Demokrat akan kembali melejit. “Opsi yang ketiga Mas AHY akan lebih concern dengan kelembagaan partai, untuk mengadapi pemilu legislatif,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan