Liputan BERITA

Kisah Mengharukan Dibalik Keberangkatan Tim MMA Asal Pacitan Menuju Ajang Porprov VIII. Ban Kendaraan Gundul Hingga Mendapatkan Pinjaman Dari ASB dan Dukungan Bupati Aji

Ditulis oleh Liputan68 pada 17 September 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Satu tendangan dan kuncian mematikan, keoklah sang lawan hingga medali emas bertengger untuk Pacitan. Begitulah sekilas perjuangan Alivan Bagus Fernanda, atlet bela diri campuran atau lebih dikenal dengan sebutan mixed martial arts (MMA), saat berlaga di Porprov VIII Jatim Tahun 2023.

Baru beberapa detik pertandingan berlangsung di ronde pertama, namun tendangan dan kuncian mematikan berhasil di lancarkan petarung asal Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari tersebut hingga wasit menghentikan pertandingan dengan kemenangan TKO untuk Alivan.

Namun dibalik prestasi gemilang tersebut, ada secuil kisah mengharukan saat tim MMA Pacitan hendak berangkat mengikuti ajang Porprov tersebut.

Seperti disampaikan Ketua Umum Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Kabupaten Pacitan, Sukoco. Sebagai pembina atlet MMA, Sukoco mengaku sangat trenyuh atas keberhasilan Alivan ketika berlaga di ajang Porprov hingga berhasil menyabet kejuaraan pertama.

“Air mata ini tak terbendung Mas (wartawan, Red) ketika Alvian berhasil melumpuhkan lawannya dengan kemenangan TKO di ronde pertama.

Yang membuat saya trenyuh, ingat cerita tim MMA sebelum berangkat menuju Mojokerto. Dengan biaya sangat cupet, namun berkat dukungan para pihak, akhirnya kita sampai di Mojokerto dan bisa mengikuti Porprov hingga berhasil menggondol medali emas,” terang Sukoco, yang saat itu tengah asyik berbincang-bincang dengan Dewan Pembina IBCA, Arif Setya Budi (ASB), Ahad (17/9).

Ia lantas bercerita ketika berniat berangkat menuju Mojokerto, di mana kendaraan pribadinya yang akan mengangkut tim MMA saat itu ke empat rodanya gundul dan tidak memungkinkan untuk perjalanan lintas kota.

Namun dengan dilatari semangat yang tinggi, Alhamdulillah kesulitan itu berhasil ia urai. Semua tak lepas dukungan dari Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji dan Dewan Pembina IBCA, Arif Setya Budi serta para simpatisan yang berkenan memberi sumbangsih pendanaan.

“Akhirnya kami diberi pinjaman kendaraan sama Mas ASB (Arif Setya Budi) hingga tim berhasil berangkat menuju Mojokerto,” terang Sukoco yang juga seorang guru olahraga di SDN Mantren II Kecamatan Punung ini.

Ia memiliki prinsip, tak ada masalah tanpa solusi sepanjang dilandasi ketulusan dan semangat tinggi untuk bisa terlepas dari permasalahan tersebut. Dan terbukti, sekalipun dengan liku-liku cerita, namun akhirnya ada hasil yang begitu membanggakan. Bukan hanya untuk tim MMA ataupun organisasi IBCA, namun juga kebanggaan untuk Pacitan.

“Sekali lagi terimakasih untuk Mas Aji, Mas ASB, para donasi dan organisasi KONI yang telah memberikan dukungan sehingga atlet MMA dari Pacitan berhasil menyabet medali emas,” pungkasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian