Sosialisasi Tentang Idiologi Pancasila Oleh Dimas Tri Adji Di Desa Kotarih Sergai
SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN 68.COM – Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Kebangsaan di Laksanakan oleh Dimas Tri Adji, S.I.Kom Anggota DPRD Partai NasDem Dapil Sumut IV Serdang Bedagai (Sergai) – Kota Tebing Tinggi di Dusun 2 Banten Pondok Dalam Desa Kotarih Baru, Kecamatan Kotarih Sergai Senin (11/12/2023) sore.
Yang dihadiri oleh : Nara Sumber Ir.H Soekirman, Perwakilan dari Kecamatan, perwakilan Kepala Desa Kotarih Zulkifli, Kanit Intel Polsek Kotarih, Aiptu E Sianipar, Para pengurus Partai NasDem Kecamatan, para Kepala Dusun. Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.
Pada acar tersebut dipandu oleh Pembawa Acara Heru Susilo serta diawali Doa Pembuka oleh Ustad Wanda.
Dimas Tri Adji pada Sambutannya mengatakan : Kehadiran kami kemari bukan melaksanakan Kampanye tapi mengadakan kunjungan pada masyarakat dan kami selaku dari legislatif setiap tahunnya mengadakan Reses, Sosper dan Sosialisasi Perda dan pada hari ini saya akan memaparkan tentang Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, sebut Praktisi NasDem.
Lanjutnya, dan bagi Ibu/Bapak Jika ingin menanyakan tentang sesuatu yang berhubungan, Kesehatan dan Pendidikan silakan nanti akan kita adakan sesi tanya jawab, tutup Putra Mantan Bupati Sergai.
Sementara Narasumber Ir H Soekirman juga memaparkan : “Merawat Pancasila merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia, bukan aparat pemerintah saja, dan kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan merawat Pancasila di tengah perbedaan Suku, Ras, Agama maupun BOaudaya, sehingga
Pancasila harus selalu kita bumi kan. Artinya, dimana pun dan kapanpun kita sudah sewajibnya menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti hidup bergotong royong, toleransi dan saling menjaga kerukunan,” bilang Soekirman.
Mantan Bupati Sergai juga menyebutkan, bahwa Pancasila ada lima Dasar jadi pentingnya menjaga kerukunan baik antar suku, budaya maupun agama, beliau juga menjelaskan tentang sila Kelima yaitu
Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia dalam bidang Pendidikan pembangunan untuk kemajuan bangsa Indonesia, jadi Prinsip ini membutuhkan kerja sama dan partisipasi dari semua pihak, serta harus diwujudkan dalam semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia, pungkas Soekirman.
Pada acara tersebut diakhiri dengan Tausiyah dari Ustad Nanda serta foto bersama. (Dipa).

Tinggalkan Balasan