Duet Aji-Wiwit Di Pilbup Pacitan Mengemuka. Ini Penjelasan Ketua Bappilu DPC Demokrat Kristanto Waluyo
Pacitan,Liputan 68.com- Persahabatan dua politikus gaek di Pacitan, yaitu Indrata Nur Bayuaji dan Rakhman Wijayanto, nampaknya bakal berlanjut ke “pelaminan politik” Pilbup 2024.
Seperti diketahui, Rakhman Wijayanto atau yang lebih populer dengan panggilan Wiwit Bagong, merupakan pegiat politik anyaran.
Sebelum terjun di dunia politik praktis, Wiwit juga pernah memenangi pemilu kepala desa, hingga dirinya dilantik sebagai Kepala Desa Arjowinangun, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.
Di Pileg 14 Februari lalu, Wiwit mencoba peruntungan sebagai calon anggota legislatif dari Partai Demokrat, dan ia pun terpilih sebagai calon anggota DPRD Pacitan masa jabatan 2024-2029 dengan dukungan suara spektakuler, yang hampir menyentuh angka 11 ribuan.
Sekalipun terbilang sebagai pendatang baru di dunia politik lokal, akan tetapi kiprah seorang Wiwit Bagong dalam percaturan perpolitikan di Pacitan, terbilang cukup lama.
Salah satu buktinya, yaitu kehadiran Indrata Nur Bayuaji di gedung parlemen selama empat periode, hingga akhirnya ia terpilih sebagai Bupati Pacitan disatu periode ini.
Semua itu tak lepas dari peran dan kiprah seorang Wiwit Bagong. Maka tak heran persahabatan keduanya layaknya sedulur sinorowedi.
Di Pilbup Pacitan 27 November nanti, mungkin tak salah seandainya Bupati Aji (Indrata Nur Bayuaji, Red) akan “meminang” sahabatnya itu sebagai bakal calon wakil bupatinya. Sekalipun Wiwit Bagong harus kehilangan jabatannya sebagai anggota DPRD.

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pacitan, Kristanto Waluyo saat dikonfirmasi terkait kasak-kusuk duet Aji-Wiwit, mengatakan, sejauh ini Demokrat belum ada sikap politik apapun terkait bakal calon bupati dan wakil bupati.
Mantan legislator periode 2004-2009 itu juga pernah menyampaikan, sebelum memutuskan memandat bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati, Demokrat terlebih dulu akan menyelenggarakan penjaringan atau konvensi.
Konvensi itu sendiri, lanjut Kristanto, merupakan kewenangan pusat. Pengurus yang ada di daerah tinggal melaksanakan sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan dari dewan pimpinan pusat.
“Soal adanya wacana duet Aji-Wiwit, ya itu sah-sah saja yang namanya wacana. Akan tetapi secara organisatoris kepartaian, belum ada keputusan soal itu (bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati),” ujarnya, Kamis (7/3).
Kalaupun belakangan ada wacana kencang duet Aji-Wiwit, lanjut Kristanto, bisa jadi itu mencuat dari elemen pendukungnya. Sebab di Pileg lalu, mantan Kades Arjowinangun itu memang mendulang dukungan suara terbanyak se Kabupaten Pacitan.
“Wajarlah seandainya para fans berat Mas Wiwit mungkin mewacanakan itu (calon wakil bupati). Tapi sekali lagi, sampai detik ini partai belum memutuskan,” pungkas Kristanto. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan