Liputan BERITA

Bukan Kaleng-Kaleng, Poster Naru (Indrata Nur Bayuaji-Heru Wiwoho) Beredar Luas. Bupati Aji, “Heru Wiwoho is the best”.

Ditulis oleh Liputan68 pada 3 April 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji, sepertinya tidak sekedar kaleng-kaleng ketika melempar wacana Duet Naru (Indrata Nur Bayuaji dan Heru Wiwoho Supadi Putro) sebagai bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati di Pilbup 2024.

Bupati Aji (Indrata Nur Bayuaji) mengakui bila pimpinan tertinggi di birokrasi Pemkab Pacitan itu, benar-benar bukan seorang cupu. Heru Wiwoho adalah seorang suhu birokrasi.

“Heru Wiwoho is the best”. Setidaknya kalimat tersebut, konon pernah terlontar dari seorang Bupati Aji.

Maka tak heran, apabila orang nomor satu di Pacitan tersebut secara terang-terangan pernah menyampaikan pernyataan, di hadapan puluhan wartawan, agar Sekkab Heru Wiwoho Supadi Putro, ikut maju sebagai bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya.

Sebagai bukti permulaan, sekarang ini sudah banter beredar di dunia maya poster dengan branding pasangan Indrata Nur Bayuaji dan Heru Wiwoho Supadi Putro atau disingkat Naru.

“Pak Sek (Sekkab Heru) juga bisa (maju sebagai bakal calon wakil bupati),” ucap Mas Aji, usai menggelar buka bersama dengan insan media, Jum’at (29/3) lalu.

Seandainya wacana tersebut benar terwujud, peta birokrasi di Pemkab Pacitan, bakal mengalami perubahan signifikan. Utamanya kandidat sekkab pengganti Heru Wiwoho.

Kandidat Sekkab Pacitan, Kemal dan Deni.
Kandidat Sekkab Pacitan, Kemal dan Deni.

Kasak-kusuk mengemuka, Kemal Pandu Pratikno punya chance besar untuk menggantikan posisi top manager birokrasi tersebut.

Yang kedua nama Deni Cahyantoro, yang saat ini menduduki jabatan sebagai Asisten Administrasi Umum. Ia juga berpeluang besar menggantikan kursi jabatan Heru, sebagai Sekkab Pacitan.

Kedua aparatur negara itu sama-sama memiliki basic kompetensi yang tidak diragukan lagi, seandainya dipercaya sebagai top manager birokrasi.

Kemal, merupakan pejabat alumni sekolah kedinasan kepamongprajaan. Yang bersangkutan juga menguasai jurus-jurus politik jitu.

Pun Deni Cahyantoro. Putra dari mantan Kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Ngadirojo, almarhum Karjuni ini, bisa dibilang sebagai “Profesor Hukum” di Pemkab Pacitan.

Selama berkarir di dunia birokrasi, Deni merupakan “gawang regulasi” di Pemkab Pacitan. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian