Liputan POLITIK

Janji Edy Rahmayadi Benahi Kembali Kawasan Medan Utara

Ditulis oleh Liputan68 pada 23 Oktober 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Calon Gubernur Sumut nomor urut 2, Edy Rahmayadi menyiapkan program-program dalam penataan kawasan Medan Utara, agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat seperti banjir rob, pendidikan, penataan infrastruktur hingga kesehatan.

Kawasan Medan Utara terdiri dari Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Marelan, Kecamatan Medan Deli dan Kecamatan Medan Belawan.

“Selama dia bisa berjalan bersama, dengan pimpinan Kota Medan, yaitu wali kota Medan. Tidak bisa gubernur Sumut terus mau sendiri,” kata Edy kepada wartawan disela-sela kampanye di Lapangan Nelayan Indah, Medan Labuhan, Senin sore, 21 Oktober 2024.

Edy Rahmayadi mengaku telah menyiapkan penataan permasalahan utama dihadapi masyarakat Kecamatan Medan Labuhan dan Kecamatan Medan Belawan, terkait banjir rob. Harus dilakukan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi banjir rob tersebut supaya tidak masuk dalam pemukiman warga.

“(Banjir rob) ini menjadikan prioritas, dimana di tepi laut, pasti mengantisipasi banjir rob. Harus ada tanggul yang pas, yang bisa mengendalikan naik turunnya air ke pemukiman rakyat,” ujarnya.

Edy Rahmayadi mengatakan pembangunan di kawasan Medan Utara tidak lepas kerjasama antara gubernur Sumut dengan wali kota Medan. Maka masyarakat mesti cerdas memilih pemimpin di Kota Medan Ia mengajak masyarakat memilih Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya di Pilkada Medan 2024.

“Kalau nanti Kota Medan dipimpin orang yang cerdas, orang yang peduli dengan masyarakatnya. Yang peduli terhadap wilayahnya,” ucap mantan Pangkostrad itu.

Terlebih kawasan Medan Utara terkhusus di Kecamatan Medan Belawan, yang merupakan jalur penghasil dan pendistribusian perikanan menjadi kebutuhan pokok masyarakat serta ada pelabuhan peti kemas hingga logistik lainnya.

“Karena Belawan ini sentral logistik khususnya perikanan. Kalau nelayan berhenti mencari ikan, akan teriak Sumut,” tuturnya.

Mantan ketua umum PSSI itu mengungkapkan pada periode pertama jadi gubernur sudah melakukan penataan kawasan di Medan Labuhan dan Medan Belawan. Kendalanya tidak bisa maksimal terlaksana dampak pandemi Covid-19.

“Saya tidak bisa membilangnya, yang paling buruk pernah saya lihat. Saya akan perbaiki dengan bekerjasama wali kota Medan,” kata Edy Rahmayadi.

Medan adalah wajah Provinsi Sumut tentu perlu mendapat prioritas dalam aspek pembangunan yang akan mendorong investor masuk untuk berinvestasi. Di sisi lain Edy Rahmayadi turut menyinggung soal pendidikan di kawasan Medan Utara yang harus ditingkatkan kembali. Sebab masih banyak masyarakatnya tidak lulus atau tamat SMA bahkan SMP. Dirinya bersama Calon Wakil Gubernur Sumut, Hasan Basri Sagala menyiapkan gagasan peningkatan pendidikan.

“Tingkat pendidikan belum, dia masih 11,4 tahun. Rata-rata tidak tamat di SMA. Inilah kota Belawan kita,” ujarnya. (*)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian