Liputan BERITA

KH Mahmud Bertahan Sebagai Inspektur, Kepala Dinas PMD Meminta Bergeser Sebagai Staf Ahli Bupati?

Ditulis oleh Liputan68 pada 22 Mei 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Dibalik desas-desus gerbong mutasi pejabat lingkup Pemkab Pacitan, yang konon bakal begerak waktu dekat nanti, berhembus gosip, ada satu pejabat level eselon IIB, yang bisa dibilang “leha-leha”.

Pejabat tersebut diisukan tidak akan kena mutasi. Bahkan bakal terus menempati posisi jabatannya saat ini, sampai purna tugas.

Dia adalah Inspektur, Inspektorat Kabupaten Pacitan, KH Mahmud.

Mahmud, dikabarkan tidak masuk dalam bursa mutasi pejabat jilid pertama di periode kedua pemerintahan Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro.

“Pak Mahmud itu aman (tidak kena mutasi, Red). Mungkin sampai pensiun ya tetap di Inspektorat,” ujar sumber yang dulunya juga dari kalangan pejabat lingkup Pemkab Pacitan, Kamis (22/5/2025).

Keberadaan mantan Ketua PCNU dua periode tersebut di Inspektorat masih dibutuhkan bupati untuk penguatan kelembagaan, utamanya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Pak Mahmud sek kuat (bertahan di inspektorat),” tutur sumber yang meminta tidak di petikan jatidirinya dalam pemberitaan media.

Sementara itu, fenomena berbeda justru terjadi di lingkup Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Kepala Dinas PMD, Heri Setijono yang diisukan masuk dalam gerbong mutasi, menyatakan kesiapannya jika memang akan digeser.

Bahkan secara terbuka, pejabat alumni Sekolah Tinggi Kepamongprajaan ini, merequest seandainya dirinya benar akan dimutasi, kursi staf ahli yang diinginkannya.

“Kalau boleh request ke staf ahli,” ujar Heri baru-baru ini.(Red/yun). 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian